Tuding Tak Punya Etika Politik

BERIKAN KETERANGAN PERS: Kubu Pipih Supriati saat menggelar jumpa pers baru-baru ini terkait Polemik pergantian ketua DPC Partai Gerindra KBB.

BERIKAN KETERANGAN PERS: Kubu Pipih Supriati saat menggelar jumpa pers baru-baru ini terkait Polemik pergantian ketua DPC Partai Gerindra KBB.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Polemik di tubuh Partai Gerindra Kabupaten Bandung Barat (KBB) kian muruncing saja. Kubu A Sutisna masih tak terima ketuanya digantikan oleh Pipih Supriati secara tiba-tiba oleh DPP Partai Gerindra. “Kalau belum dilantik, Pipih jangan action dulu dong, ini sepertinya tidak mempunyai etika politik,” ujar Iwan Gembok, Kubu A Sutisna yang juga kader Gerindra, kemarin. Kendati begitu Iwan mengakui, Partai Gerindra satu komando sisitem penunjukkan langsung. “Namun itu tadi, etika politik mesti dipakai dong. Satu komando di sini bukan main pecat begitu saja seperti dibuang. Sejak keluarnya surat keputusan 14 Maret 2016 lalu sampai 28 Juli belum juga dilantik,” ungkapnya.
Iwan menyebutkan, di dalam AD RT partai pasal 13 dan 14, untuk calon ketua dan sekretaris harus kader yang setidaknya pernah mengikuti pendidikan dan latihan kader di Bukit Hambalang Bogor. “Pipih dan Odeng tersebut bukan kader Hambalang,” tegasnya. Soal pemberhentian kader, Iwan mengatakan, harus melalui sidang etik kehormatan. “Saya tidak mengatakan surat keputusan yang dipunyanya palsu. Tapi keabsahannya, apakah sesuai AD RT partai atau tidak,” tuturnya. Masalah tersebut, lanjut Iwan, seharusnya diselesaikan dalam persidangan etik kehormatan partai. “Kalau merebut kekuasaan dengan tidak benar, nantinya juga akan menghasilkan kinerja yang tidak benar juga,” ungkapnya. Dia juga mempertanyakan pretasi apa yang sudah ditorekan Ketua DPC Gerindra versi penunjukkan Pipih Supriati dan Sekretarisnya Saidinur Basir alias Odeng. “Pak Entis (A Sutisna, red) merupakan kader Hambalang pendiri Partai Gerindra di KBB yang sudah menghasilkan fraksi di DPRD KBB. Lantas apa prestasi Pipih dan Odeng,” ungkapnya. Kalaupun di pemilu kubu Pipih mengklaim suara Gerindra bagus di KBB hingga 65 persen, sebut Iwan, itu lantaran figur Prabowo sebagai Ketua Umum Partai Gerindra. “Suara Gerindra di KBB besar itu saat pemilu bukan prestasi Pipih dan Odeng namun itu suara koalisi partai,” tandasnya. Sebelumnya diberitakan, Partai Gerindrta KBB memanas setelah DPP Partai Gerindra menunjuk Ketua DPC Gerindra KBB Pipih Supriati, dengan Sekretaris Saidinur Basir dan Bendahara Susi Susilawati. Sehingga di KBB ada dualisme kepemimpinan yakni Kubu A Sutisna dan Kubu Pipih. (bwo)


Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …

Kenaikan Sanksi Prokes Terbentur Pergub

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penerapan kenaikan sanksi denda untuk pelanggaran protokol kesehatan (prokes) sulit dilakukan. Musababnya, realisasi sanksi tersebut harus melakukan …