Beruang Madu Makan Kotorannya Sendiri, LSM Ini Minta Kebun Binatang Bandung Ditutup

Sejumlah massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group melakukan aksi unjuk rasa dengan mengenakan kostum binatang di Balai Kota Bandung, jalan Wastu Kancana, Kota Bandung, Jumat (29/7). (khairizal maris)

Sejumlah massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group melakukan aksi unjuk rasa dengan mengenakan kostum binatang di Balai Kota Bandung, jalan Wastu Kancana, Kota Bandung, Jumat (29/7). (khairizal maris)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG— LSM Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group mendesak agar Kebun Binatang Bandung ditutup. Permintaan itu disampaikan dalam aksi damai yang digelar di Balai Kota Bandung, Jumat (29/7).


‎”Kondisi binatang di Kebun Binatang Bandung sangat mengkhawatirkan, tidak terurus dan kelaparan,” ujar Tim Investigasi Scorpion, Marison Guciano.

Menurut Marison, setelah kematian gajah Yani beberapa waktu lalu, pengelola Kebun Binatang Bandung tidak memperbaiki sistem pengelolaan.

“Kami memantau Kebun Binatang setidaknya seminggu sekali, dan kami melihat tidak ada perbaikan pengeloaan. Misalnya, hewan yang nampak sakit, kurus, dan kandang yang tidak terawat,” paparnya.

Ia mengaku menemukan beruang madu yang sangat kurus. Beruang madu ini memakan makanan ringan berupa chiki yang dilemparkan pengunjung, bahkan memakan kotorannya sendiri, karena tidak ada makanan di kandangnya. Padahal seharusnya makanannya adalah buah-buahan.

“Kami ada video yang merekam beruang madu memakan kotorannya sendiri. Bahkan fisiknya sangat kurus. Dan dia memakan makanan yang dilemparkan pengunjung. Bukan buah tapi chiki,” kata Marison menyesalkan.

Selain itu, Marison juga menemukan gajah yang dalam kondisi kedua kaki depannya dirantai. Sehingga gajah tidak bisa bergerak bebas dan berpeluang mengakibatkan gajah stress.

Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak pengelola kebun binatang yakni Yayasan Taman Margasatwa Taman Sari. Namun respon yang didapat adalah penolakan dari pengelola.

“Kita sudah menawarkan bantuan makan untuk sementara waktu karena kasihan melihat satwanya kurus kelaparan. Tapi ditolak dengan alasannya dari mereka bilang tidak ada yang salah dengan makanan mereka,” ujarnya.

Karenanya, lanjut Marison, pihaknya meminta Pemkot Bandung mengambil alih pengelolaan Kebun Binatang Bandung

“Kami tidak ingin kematian gajah Yani terulang,” katanya.

Jika pemkot tidak mengambil alih, menurut Marison, lebih baik Kebun Binatang Bandung ditutup saja.
Menanggapi hal ini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya sudah berkali-kali mengirimkan surat ke kementrian Lingkungan Hidup atas kondisi ini.

“Jadi kalai mau demo, yang jangan ke saya tapi ke BKSDA,” ungkap Ridwan Kamil.
Kalau izinnya ada di Pemkot, lanjut Ridwan Kamill, pihaknya sejak jauh-jauh hari sudah menutup Kebon Binatang Bandung.

“Tapi izinnya bukan di kita. Jadi ya bukan kewenangan kita,” singkatnya. (mur)‎

Loading...

loading...

Feeds