LKP Bedah 100 PAUD

MENINJAU: Presdir PT. Charoen Pokphand Indonesia Thomas Effendy dan Vice Chairman PT. Charoen Pokphand Indonesia Eddy Zaoputra bersama Assda II Cecep Suprihatin saat meninjau PAUD Sayang Anak yang telah dibangun oleh Pokphand Indonesia.

MENINJAU: Presdir PT. Charoen Pokphand Indonesia Thomas Effendy dan Vice Chairman PT. Charoen Pokphand Indonesia Eddy Zaoputra bersama Assda II Cecep Suprihatin saat meninjau PAUD Sayang Anak yang telah dibangun oleh Pokphand Indonesia.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Dirjen PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud Ir. Harris Iskandar secara simbolis mencanangkan Program Nasional Bedah 100 PAUD oleh Lembaga Karya Pokphand (LKP), di Subang Jawa Barat, Kamis (28/7).


Pencanangan tersebut ditandai penandatanganan prasasti pencanangan di salah satu PAUD yang telah dibangun LKP di Desa Gunungsari Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang.

Lembaga Karya Pokphand (LKP) konsisten dan memiliki komitmen yang kuat di bidang pendidikan melalui program bedah 100 PAUD membangun dan merenovasi gedungnya dalam kondisi memprihatinkan, di seluruh Indonesia dalam upaya ikut berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Presdir PT. Charoen Pokphand Indonesia Thomas Effendy, bahwa program csr bidang pendidikan itu telah dilakukan sekitar 35 tahun lalu dengan program anak asuh dari SD hingga perguruan tinggi.

“Dan kali ini Pokphand tengah fokus merevitalisasi bagunan dengan bedah PAUD dengan target hingga 2017 senilai 5 milyar,” ujarnya.

Selanjutnya, T. CPI juga tengah menjajaki program beasiswa untuk 25 orang mahasiswa di IPB, Unhas, UGM, Unla dan 10 universitas terkemuka di Indonesia.

“Ini adalah wujud kepedulian dan rasa tanggungjawab sosial Pokphand, bahwa dimana Pokphand berada disitulah Pokphand berbuat untuk linkungan sekitar, terutama bidang pendidikan,” tambahnya

Sementara menutut Ir. Haris Iskandar Dirjen PAUD dan Dikmas, dalam kesempatan itu menyampaikan, program bedah PAUD ini sesuatu yang amat strategis untuk menyiapkan generasi anak bangsa.Tantangan kedepan semakin besar, hal ini lebih dikarenkan pertumbuhan penduduk,sekitar19,2 juta belum menikmati PAUD, 190 ribu PAUD punya masyarakat, TK Pembina 470 PAUD seIndonesia, 99 % PAUD milik masyarakat.

“Sementara saat ini pihak pemerintah belum mampu sepenuhnya berbuat, adanya peran perusahaan yang konsen bidang pendidikan, PT. CPI sangat membantu program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Investasi pendidikan begitu amat penting dan benevitnya begitu besar dimasa yang akan datang.

” Pendidikan PAUD begitu penting, guna menyiapkan karakter penerus anak bangsa, yang akan menjadi pemimpin dimasa depan,” kata Haris.

Sementara kalangan bisnis mereka menilai tidak ada pengembalian investasi yang begitu besar selain dari PAUD, lebih siap, kompetitif, dunia kerja, dan harmonis dalam berkeluarga. (anr)

SUBANG – Dirjen PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud Ir. Harris Iskandar secara simbolis mencanangkan Program Nasional Bedah 100 PAUD oleh Lembaga Karya Pokphand (LKP), di Subang Jawa Barat, Kamis (28/7).

Pencanangan tersebut ditandai penandatanganan prasasti pencanangan di salah satu PAUD yang telah dibangun LKP di Desa Gunungsari Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang.

Lembaga Karya Pokphand (LKP) konsisten dan memiliki komitmen yang kuat di bidang pendidikan melalui program bedah 100 PAUD membangun dan merenovasi gedungnya dalam kondisi memprihatinkan, di seluruh Indonesia dalam upaya ikut berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Presdir PT. Charoen Pokphand Indonesia Thomas Effendy, bahwa program csr bidang pendidikan itu telah dilakukan sekitar 35 tahun lalu dengan program anak asuh dari SD hingga perguruan tinggi.

“Dan kali ini Pokphand tengah fokus merevitalisasi bagunan dengan bedah PAUD dengan target hingga 2017 senilai 5 milyar,” ujarnya.

Selanjutnya, T. CPI juga tengah menjajaki program beasiswa untuk 25 orang mahasiswa di IPB, Unhas, UGM, Unla dan 10 universitas terkemuka di Indonesia.

“Ini adalah wujud kepedulian dan rasa tanggungjawab sosial Pokphand, bahwa dimana Pokphand berada disitulah Pokphand berbuat untuk linkungan sekitar, terutama bidang pendidikan,” tambahnya

Sementara menutut Ir. Haris Iskandar Dirjen PAUD dan Dikmas, dalam kesempatan itu menyampaikan, program bedah PAUD ini sesuatu yang amat strategis untuk menyiapkan generasi anak bangsa.Tantangan kedepan semakin besar, hal ini lebih dikarenkan pertumbuhan penduduk,sekitar19,2 juta belum menikmati PAUD, 190 ribu PAUD punya masyarakat, TK Pembina 470 PAUD seIndonesia, 99 % PAUD milik masyarakat.

“Sementara saat ini pihak pemerintah belum mampu sepenuhnya berbuat, adanya peran perusahaan yang konsen bidang pendidikan, PT. CPI sangat membantu program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Investasi pendidikan begitu amat penting dan benevitnya begitu besar dimasa yang akan datang.

” Pendidikan PAUD begitu penting, guna menyiapkan karakter penerus anak bangsa, yang akan menjadi pemimpin dimasa depan,” kata Haris.

Sementara kalangan bisnis mereka menilai tidak ada pengembalian investasi yang begitu besar selain dari PAUD, lebih siap, kompetitif, dunia kerja, dan harmonis dalam berkeluarga. (anr)

 

Loading...

loading...

Feeds

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …