Piala Adipura Dipamerkan di Kota Cimahi

KUNJUNGAN : Walikota Cimahi, Atty Suharti mengunjungi salah satu stand dalam kegiatan Cimahi Job Fair, di Cimahi Mall, Jl. Gandawijaya, kemarin.

KUNJUNGAN : Walikota Cimahi, Atty Suharti mengunjungi salah satu stand dalam kegiatan Cimahi Job Fair, di Cimahi Mall, Jl. Gandawijaya, kemarin.

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pemerinah Kota Cimahi menggelar kirab Piala Adipura yang dilakukan oleh ratusan Petugas Kebersihan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cimahi, Selasa (26/7).


Rute kirab sendiri dimulai dari Pemkot Cimahi – Jati Serut – Jl. Pesantren – Amir Macmud – Cimindi – Jl. Leuwigajah – Jl. Baros – Jl. Sudirman – Jl. Urip Sumoharjo – Jl. RS. Dustira – Jl. Sriwjaya -Jl.Gandawijaya – Jl. Raya Cibabat-Jl.Sangkuiang – Jl. Citereup – Jl. Siti Julaeha – Jl.Kaum- Jl. Kol. Mastur -Jl. Amir Macmud- Jl. Cihanjuang dan kembali ke Kantor Pemkot Cimahi.
Sebelumnya, Kota Cimahi mendapat penghargaan Adipura Kirana (Kategori Kota Besar) dari Kementrian Lingkungan Hidup yang diserahkan oleh wakil Presiden RI, Jusuf Kalla di Siak, Riau, Jumat (22/7) lalu.
Walikota Cimahi, Atty Suharti mengatakan kirab digelar sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat atas penghargaan Adipura. “Ini sebagai bentuk syukur sekaligus untuk menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada masyarakat atas prestasi keenam kali mendapatkan adipura,” katanya, kemarin.
Atty pun melanjutkan raihan Adipura ini merupakan buah hasil kebersamaan Pemerintah dan masyarakat. “Kita telah mampu meraih adipura kembali, dan penghargaan ini adalah kebanggaan milik kita bersama, kalau masih ada kekurangan janganlah saling menyalahkan, tapi mari kita perbaiki kekurangan yang ada,” lanjutnya sebelum melepas kirab di Selasar Gedung B, Komp. Perkantoran Pemkot Cimahi, Jl. Rd. Demang Hardjakusumah.
Penghargaan Adipura yang diterima Pemerintah Kota Cimahi mendapat beragam tanggapan dari warga. Ada yang ikut bangga, namun tak sedikit yang mempertanyakannya.
Siti Zakiyah (40) warga Cibabat, Kota Cimahi berpendapat bahwa penghargaan yang diterima Pemerintah harus diapresiasi. Pasalnya, tidak semata-mata kementrian lingkungan hidup memberikan penghargaan.
“Penilaiannya kan pasti ketat, banyak juga indikatornya. Ya (penghargaan) ini harus diapresiasi oleh masyarakat,” ujar perempuan yang berprofesi sebagai guru TK itu.
Salah seorang warga lain, Andini (33) mempertanyakan penilaian adipura. Ia menilai kota Cimahi masih jauh dari layak untuk mendapatkan penghargaan lingkungan tersebut.
“Di Cimahi tidak semua terlayani kebersihannya. Masjid agung dan alun-alun Kota Cimahi juga suka kotor banyak sampah,” ujarnya.
Ia pun mengkritisi layanan kebersihan yang tidak merata di Kota Cimahi. “Memang bagus mendapatkan adipura. Tapi alangkah lebih bagusnya lagi penglolaan lingkungan benar-benar diperhatikan,” pungkas perempuan warga Citeureup tersebut. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …