Pelaksanaan PPDB Masih Dikeluhkan

PPDB: Anggota Forum Pengawas Independen PPDB memerlihatkan surat memerlihatkan surat pengantar Dinas Pendidikan bagi Calon Peserta Didik Rawan untuk melanjutkan sekolah ke sekolah pilihannya, saat melapor ke Perwakilan Ombudsman RI Jabar, di jalan Kebonwaru Utara, Kota Bandung, Selasa (26/7). Mereka melaporkan adanya 14 temuan yang terindikasi sebagai masalah atau pelanggaran selama PPDB 2016.

PPDB: Anggota Forum Pengawas Independen PPDB memerlihatkan surat memerlihatkan surat pengantar Dinas Pendidikan bagi Calon Peserta Didik Rawan untuk melanjutkan sekolah ke sekolah pilihannya, saat melapor ke Perwakilan Ombudsman RI Jabar, di jalan Kebonwaru Utara, Kota Bandung, Selasa (26/7). Mereka melaporkan adanya 14 temuan yang terindikasi sebagai masalah atau pelanggaran selama PPDB 2016.

POJOKBANDUNG.COM, BANDUNG – Pelaksanaan PPDB di masa kepemimpinan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil masih saja menemui kendala. Padahal program PPDB ini sudah memasuki tahun ketiga.


“Kami memahami jika masih ada laporan, keluhan dan ketidakpuasan dari masyarakat,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung Asep C Cahyadi.

Menurut Asep, untuk menanggapi keluhan masyarakat terkait keluhan PPDB, Pemkot Bandung sudah melakukan langkah-langkah yang responsif. Diantaranya, menginsrtuksikan kepada Inspektorat Kota Bandung untuk terjun langsung ke lapangan.

“Pak Wali (Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, red) sudah meminta inspektorat untuk melakukan penyelidikan guna mengungkap berbagai kecurangan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang berkepentingan terhadap kegiatan PPDB ini, dan berbagai penyimpangan lainnya,” papar Asep.

Selain itu, lanjut Asep, Wali Kota juga memerintahkan para Lurah utuk menyisir warga atau anak usia sekolah, yang karena alasan tidak mampu, atau berkategori RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan), tidak melanjutkan sekolah kemudian meminta lurah untuk memasukan anak-anak usia sekolah tersebut ke sekolah-sekolah negeri atau swasta.

Sedangkan untuk pungutan yang masih dilakukan di sekolah, Asep mengatakan Wali Kota sudah memerintahkan kepada sekolah-sekolah di Kota Bandung untuk tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun dan dengan dalih apapun kecuali sekolah yang telah memiliki RKS, yang telah disetujui dan ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung.

“Langkah-langkah yang dilakukan Pemkot ini, harus diketahui masyarakat, agar masyarakat paham mengenai peraturan yang sudah diberlakukan,” jelasnya. (mur)

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

Lubang Bak Kontrol Dibiarkan Terbuka

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Di Jalan Raya Soreang, tepatnya di depan perempatan lampu merah depan Komplek Pemerintah Kabupaten Bandung terdapat lubang …

Jalan Provinsi di Cikalong Terancam Longsor

POJOKBANDUNG.com, CIKALONGWETAN – Jalan raya Provinsi Cikalong-Cipendeuy terancam putus akibat longsor yang memakan bahu jalan. Berdasarkan pantauan, bahu jalan yang …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …

Vaksinasi Tahap Pertama Segera Selesai

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Vaksinasi COVID-19 tahap I untuk dosis I terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dimulai …