Pasca Peristiwa Kopi Beracun, Kafe Olivier Malah Makin Laris

Jessica Kumala Wongso, saat mengikuti sidang.

Jessica Kumala Wongso, saat mengikuti sidang.

POJKBANDUNG.com, JAKARTA – Kafe Olivier Mall Grand Indonesia ternyata mengalami peningkatan penjualan pasca kematian Wayan Mirna Salihin, Januari 2016 silam. Sebab, insiden yang banyak disorot media massa itu Kafe Olivier menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung.


“Setelah dua bulan, ada perubahan market. Kafe kami jadi rame pengunjung. Makasih lho Jessica,” kata Manajer Kafe Olivier, Devi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (27/7) dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso.

Di depan Majelis Hakim, Devi mengakui bahwa selama satu hingga dua bulan pertama pasca kematian Mirna, Kafe Olivier sepi pengunjung. Para pelanggan menilai, takut pada Kafe Olivier lantaran kasus itu belum menetapkan tersangkanya.

Namun, setelah Jessica ditetapkan sebagai tersangka, dan arus pemberitaan fokus pada es kopi Vietnamese, menu tersebut laris dan jadi andalan.

“Dulu kafe kami biasanya pengunjung pesan minuman yang beralkohol. Tapi setelahnya, semua pesan es kopi Vietnamese. Market kami juga meningkat,” terang Devi.

Agenda dalam sidang ini adalah pemaparan para saksi. Saksi yang hadir dalam sidang ini adalah pegawai Kafe Olivier, yaitu Zukiah (kasir), Alex Marlon (pembawa kopi), Devi (manajer), dan Rangga (peracik kopi). Keempatnya akan bersaksi di depan Majelis Hakim terkait kronologi awalnya kopi dibuat sampai kopi berada di meja. (Mg4/jpnn)

Loading...

loading...

Feeds

Nakes di Bandung Rasakan Efek Vaksin Covid-19

POJOKBANDUNG.com , BANDUNG – Tahap pertama pelaksanaan suntik vaksin Covid-19 di Kota Bandung sudah dimulai, Kamis (14/1/2021). Sejumlah Puskesmas dan …