Porkab Demi Peroleh Hasil Terbaik di PON

Ketua Umum KONI KBB, Hj Elin Suharliah Abubakar mengibarkan bendera Porkab di pembukaan Porkab. beberapa waktu lalu.

Ketua Umum KONI KBB, Hj Elin Suharliah Abubakar mengibarkan bendera Porkab di pembukaan Porkab. beberapa waktu lalu.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar Pekan Olah Raga Kabupaten (Porkab) II mulai dari 25 Juli hingga 30 Juli 2016. Pembukaannya sendiri dilakukan pada 25 Juli pagi di kompleks Pemerintahan KBB. Total atlet yang menjadi peserta Porkab tersebut sebanyak 3.816 orang.


Ketua KONI KBB Elin Suharliah Abubakar menuturkan, penyelenggaraan Porkab II 2016 ini untuk mengoptimalkan potensi para atlet agar mampu memberikan kemampuan terbaik saat bersaing di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar. Karena itu, Porkab kali ini mengusung tema “Kabupaten Bandung Barat Ngahiji Menuju Jabar Kahiji”.

“Tujuan Porkab II ini untuk menyosialisasikan PON XIX Jabar, dan untuk memberikan dukungan kepada para atlet, pelatih, mekanik, wasit asal KBB yang memperkuat kontingen Jabar,” kata dia, Senin (25/7) usai menghadiri agenda pembukaan Porkab II.

Elin menjelaskan, peserta Porkab II ini diikuti oleh 16 kontingen kecamatan, dengan total atlet berjumlah 3.816 orang. Tuan rumah yang dijadikan tempat pertandingan, atau venue, itu menyebar di 11 kecamatan. Menurut dia, jumlah venue ini tergolong meningkat dibandingkan Porkab I yang hanya menggunakan empat kecamatan sebagai lokasi venue. Pada Porkab I, Kecamatan Ngamprah keluar sebagai juara umum.

Cabang olah raga (cabor) yang dipertandingkan yakni berjumlah 26 cabor yang kemudian dibagi menjadi tiga kategori. Kategori pertama adalah cabor masyarakat yang memuat voli indoor, voli pasir, catur, sepak bola, tenis meja, futsal, bulu tangkis, dan basket.

Kategori kedua, yaki cabor bela diri yang berisi olah raga gulat, karate, kempo, pencak silat, wushu, taekwondo dan muathai. Kategori ketiga yakni cabor keterampilan yang memiliki beberapa jenis olah raga. Di antaranya, balap motor, atletik, drumband, panjat tebing, menembak, renang, sepatu roda, squash, tenis lapang, dayung dan bridge. “Medali yang diperebutkan itu ada 599 emas, 599 perak, dan 655 perunggu,” tambah dia.

Elin melanjutkan, ada beberapa cabor yang jumlah pesertanya tergolong banyak sehingga penyelenggaraan kompetisi sudah dimulai sejak 22 Juli lalu. Di antaranya, cabor sepak bola, sepatu roda, catur, dan voli serta basket yang dimulai sejak 24 Juli lalu. “Ini supaya penutupannya bisa serentak tepat pada 30 Juli,” ujar dia.

Dalam PON XIX Jabar tahun ini, KBB menyumbang 72 atlet. Elin yakin, seluruh atlet tersebut bisa membawa harum nama KBB dan juga Jabar. Elin berharap para atlet asal KBB itu bisa seluruhnya menyabet medali emas. Targetnya, kata dia, 70 atlet bisa mendapat medali emas. “Targetnya realistis saja yang sesuai dengan potensi atlet. Saya targetkan 70 medali emas,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat Abubakar menuturkan akan terus mendukung dunia olah raga di KBB. Para atlet pun harus mampu membawa nama harum KBB di tingkat nasional. Sebab, jika itu berhasil, KBB akan makin dikenal sehingga secara tidak langsung bakal mempunyai nilai tawar yang tinggi di kancah nasional. Menurut dia, potensi para atlet di KBB sudah tergolong bagus. Apalagi, KBB cukup banyak menyumbang atletnya pada PON XIX Jabar.

Pemkab pun akan berupaya melakukan peningkatan dan penyiapan sarana dan prasarana olah raga. Tahun ini pihaknya menata lapangan pacuan kuda di Lembang. Kemudian, juga dalam proses menyusun pembangunan gedung olah raga di Kota Baru Parahyangan. “Ini aset yang kita terima dari pengembang. Dan akan kita bangun secara bertahap. Pemda KBB tentu akan mengimbangi perkembangan olah raga di KBB,” kata dia.

Penyelenggaraan PON XIX Jabar pun dinilainya akan menguntungkan warga KBB. Sebab, dengan terpilih dua tempat di KBB sebagai area venue, yakni Gantole di Cihampelas, dan venue ski air di Desa Cimerang, Padalarang, tentu menjadi momentum masyarakat bagi KBB untuk memperkenalkan produk-produk UMKM khas KBB kepada para wisatawan. “Ini momentum, saya kira itu ide yang bagus untuk menunjukan produk-produk UKM kita kepada mereka yang datang,” ujar dia. (bwo/bie)

Loading...

loading...

Feeds