Wuiih… Delapan BPR di Jabar Dapat Dana Segar Segini

Surachman

Surachman

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Delapan bank perkreditan rakyat (BPR) di Jawa Barat akan mendapatkan dorongan penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi Jabar. BPR tersebut berlokasi di Majalengka, Cipatujah, Ciamis, Subang, Karawang, dan Cianjur.


APBD pemprov yang akan digelontorkan untuk BPR itu mencapai Rp 145 miliar. Ketua Panitia Khusus V DPRD Provinsi Jabar, Surachman, mengatakan, penyertaan modal ini akan dilakukan seiring tuntasnya
pembahasan rancangan peraturan daerah penyertaan modal untuk delapan BPR yang dibahasnya.

Menurutnya, raperda tersebut akan disahkan pada 5 Agustus mendatang. “Kita hampir satu bulan melaksanakan pembahasan, termasuk dengan mitra, BPR. Insha Alloh pada tanggal 5 (Agustus) kita akan tetapkan perda,” kata Surachman di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Kota Bandung, Senin (25/7).

Menurutnya, BPR BUMD perlu mendapatkan bantuan penyertaan modal mengingat persaingan perbankan saat ini sangat ketat. “BPR ini berada di persaingan sangat ketat dengan bank-bank konvesional,” katanya.

BPR pun, diyakini memiliki kelebihan karena mudah diakses oleh masyarakat. “Jadi ini kan harus tetap jalan dan hidup,” ucapnya.

Terlebih, dia menilai, kinerja BPR milik Pemprov Jabar ini tergolong baik. Selain serapan kreditnya baik, keberadaannya pun mudah dijangkau masyarakat.

“Menurut pengamatan di lapangan, BPR yang sahamnya milik pemprov itu memang bagus. Mereka memberikan pelayanan kepada masyarakat,” paparnya.

Dia pun menyebut, masyarakat kecil sangat membutuhkan kehadiran BPR. Sebab, jika ke bank konvensional, warga di pedesaan akan merasa segan sehingga urung untuk mengajukan kredit.

“Masyarakat di daerah daerah ini butuh akses ke perbankan. Kalau ke (bank) konvesional lebih ribetlah, makanya pemprov harus berani mengambil kebijakan memberikan penyertaan modal kepada BPR,” katanya.

Surachman menilai, selain memberi kontribusi untuk kas pemprov, keberadaan BPR inipun sangat membantu berlangsungnya pembangunan di pedesaan. Lebih lanjut Surachman katakan, dengan penyertaan modal ini, Pemprov Jabar akan memiliki saham 51 persen di BPR tersebut.

“Kalau kemarin kepemilikan saham bjb 51 persen, pemprov 20 persen, sisanya pemkab. Tapi sekarang ini pemprov yang 51 persen, sisanya bjb dan pemkab. Jadi pemprov yang saham mayoritas,” katanya.

Dia berharap, manajemen BPR bisa lebih baik lagi karena akan mendapat dana segar. “Kita sampaikan, ketika amanat diberikan, penyertaan modal, manajemen harus diperbaiki. Bersihkan beberapa oknum pengurus atau manajerialnya yang tidak
baik,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Pemkot Belum Bisa Akses TPS Legok Nangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung tengah menghadapi masalah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Seperti diketahui TPS Sarimukti masih bisa menerima …

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …