Jangan Terlena!

Skuad Persib Bandung saat sesi latihan tim.

Skuad Persib Bandung saat sesi latihan tim.

RADARBANDUNG.com, BANDUNG Setelah sukses menghapus rekor buruk di kandang Persipura Jayapura, Persib kembali mengusung misi menghapus rekor minor di laga lanjutan Indonesian Soccer Championship (ISC) 2016 pekan ke-12, saat bertamu ke markas Semen Padang, Senin (25/7). Mereka terbilang sulit menang saat berlaga di Stadion H. Agus Salim, Padang.


Pada pertandingan pekan ke-11, Persib berhasil meraih kemenangan saat bertamu ke markas Persipura. Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman membidik hasil serupa Senin hari ini. “Kami kembali bertemu dengan lawan yang cukup berat. Tapi seperti halnya kami bertandang ke Persipura, kami berharap hal yang sama,” kata Djadjang.

“Kami mencoba melawan rekor buruk di Padang, salah satu caranya adalah melupakan statistik kami yang buruk selama ini. Kami tidak melihat ke belakang, tapi menatap ke depan dan kami sudah siapkan strategi,” imbuhnya.

Bek sayap Persib, Tony Sucipto menegaskan, enggan terlena dengan kemenangan atas Persipura. Ia mewanti-wanti rekan setimnya agar fokus karena laga kontra Semen Padang menurutnya, pertandingan ujian lanjutan bagi Persib di ajang ISC-A 2016.

Di liga sebelumnya, Kabau Sirah mampu memenangi pertandingan, baik dikandang mereka, maupun di Bandung.  “Kita harus tetap kerja keras dan fokus pada pertandingan. Memang tidak ada yang tidak mungkin tapi kita tetap waspada dan bekerja lebih keras lagi,” kata Tony di laman resmi klub.

Selain akan bekerja keras di lapangan, pemilik nomor punggung 6 itu meminta doa dari semua pihak untuk ikut mengiringi usaha tim untuk kembali memecahkan rekor seperti pertandingan menekuk Persipura.

“Selain kerja keras, doa menentukan hasil yang kita dapat. Dukungan suporter juga luar biasa, seperti di Jayapura kemarin. Terimakasih bobotoh,” ucap Tony. (zul/pra/ca)

 

 

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …