Astaga… Ratusan Kepala Keluarga Korban Kartu BPJS Palsu

Barang bukti penipuan bermodus kartu BPJS palsu. (bahi)

Barang bukti penipuan bermodus kartu BPJS palsu. (bahi)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI–Sebanyak 810 kepala keluarga (KK) tercatat sebagai korban penipuan modus pembuatan Kartu BPJS palsu. Dari jumlah tersebut, 175 KK sudah menerima kartu layanan kesehatan tersebut.


Jumlah korban merupakan akumulasi dari empat desa di Kabupaten Bandung Barat. Yaitu, Desa Kertajaya, Desa Jayamekar, Desa Ciburuy dan Desa Kertamulya, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Pihak Kepolisian sudah menetapkan AS sebagai tersangka dalam kasus penipuan tersebut. Tersangka merupakan kepala Rumah Peduli Duafa (RPD), perusahaan yang menjadi pihak ketiga dalam jasa pembuatan kartu BPJS palsu.

Demikian disampaikan Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan saat ditemui di Mapolres Cimahi, Senin (25/7).

“Dari data yang terkumpul, sudah ada 175 orang yang sudah menerima kartu (BPJS) palsu. Sedangkan yang mendaftar kepada perusahaan Rumah Peduli Duafa ada 810 orang,” ujarnya.

Modus yang digunakan pelaku adalah mengimingi warga untuk dibuatkan kartu layanan Kesehatan, dengan membayar uang sebesar Rp. 100.000, tanpa harus membayar iuran tiap bulan.

“Warga tertipu karena yang menawaekan memang perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan,” ujar Ade sambil berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut.

Salah seorang korban, Riyanti (38) warga RT 05 RW 8 kampung Ciburial desa Kertajaya mengakui dirinya terbujuk rayuan penipu.

“Kami ditawari bikin kartu (BPJS), dengan bayar Rp. 100 ribu, terus ga usah bayar iuran. Untuk orang kecil seperti kami itu menggiurkan,” ujarnya kepada wartawan saat melaporkan kasus penipuan ke Mapolres Cimahi, Senin (25/7).

Awal mula kecurigaan tentang kartu BPJS tersebut tidak asli adalah saat dirinya melakukan perawatan ke Puskesmas Padalarang, namun ternyata nomer registrasi dalam kartunya tidak terdaftar.

“Kartu BPJSnya ditolak karena ga aktif. Lalu saya mengadu ke yang bikin. Dia minta KTP untuk mengaktifkan kartu. Tapi sampai sekarang belum beres,” ungkapnya.

Ia berharap kasus penipuan BPJS bisa cepat dituntaskan. Sehingga tidak banyak masyarakat yang menjadi korban. “Cukup kami saja. Yang lain jangan,” pungkasnya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Pemkot Belum Bisa Akses TPS Legok Nangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung tengah menghadapi masalah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Seperti diketahui TPS Sarimukti masih bisa menerima …

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

KKI 2021 Dongkrak Pemulihan Ekonomi Jabar

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bank Indonesia Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Dekranasda Jawa Barat serta stakeholder terkait …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Kol. Tek Videon Nugroho Yakinkan Sinovac Aman

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Didampingi oleh para Kepala Dinas, Komandan Wing Pendidikan Teknik Kolonel Tek Videon Nugroho, mengikuti Vaksinasi Covid-19 tahap …