Kompetisi Tak Terhalang Agenda Timnas

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Tim Nasional Indonesia akan tampil di dua even internasional dalam waktu dekat nanti. Dua even tersebut adalah, Piala AFF U-19 di Vietnam pada September nanti, serta Piala AFF untuk Timnas senior yang akan digelar di dua negara sekaligus, Myanmar dan Filipina pada November-Desember mendatang.


Nah, khusus bagi Timnas senior, Alfred Riedl, pelatih Timnas Indonesia baru akan melakukan persiapan tim pada awal Agustus nanti. Namun, pelatih asal Austria ini harus berhadapan dengan sejumlah keterbatasan untuk memanggil pemain yang dia inginkan dari klub-klub kasta tertinggi sepak bola tanah air.

Pasalnya, selama dalam masa persiapan tersebut, PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator kompetisi Torabika Soccer Championship memutuskan untuk tidak menghentikan kompetisi bentukan mereka tersebut. “Kami putuskan agenda Timnas  dan kompetisi tetap berjalan bersamaan,” kata Joko Driyono, Direktur PT GTS.

Pria yang juga mantan Sekjen PSSI itu mengungkapkan bahwa, keputusan mereka tersebut tidak akan menghambat persiapan Timnas. Sinergitas jadwal kompetisi dan agenda Timnas sudah mereka lakukan dengan sistematis.  Termasuk melakukan kesepakatan dengan PSSI agar Riedl hanya boleh memanggil dua pemain dari setiap klub yang dia anggap layak memperkuat Indonesia nanti.

Sebagai catatan, ada dua format penyesuaian jadwal kompetisi yang sejak awal sudah dipikirkan oleh PTGTS. Ya, selain format pertama yang sudah diambil di atas, mereka sejatinya ingin menghentikan seluruh kompetisi saat persiapan Timnas berlangsung.

Tujuannya, agar Riedl leluasa memanggil pemain sebanyak yang dia inginkan dari klub. Namun, pilihan kedua sengaja tidak mereka ambil karena sangat merugikan tim-tim dan kompetisi yang mereka gagas. Salah satunya, kompetisi baru akan berakhir pada Ferbruari mendatang atau molor dua bulan dari rencana awal. “Otomatis beban tim atas kontrak pemain pun akan bertambah,” tegas pria asal Ngawi, Jawa Timur ini.

Sementara itu, Riedl sendiri tidak mempermasalahkan keputusan yang sudah diambil oleh PTGTS tersebut. Apalagi, keputusan itu adalah hasil kesepakatan antara PT GTS bersama klub peserta TSC dan PSSI. “Saya cukup senang dengan keputusan ini. Adanya dukungan dari klub untuk menyerahkan pemain terbaiknya ke Timnas saja, itu sudah lebih dari cukup bagi sata,” ujarnya. (jpg)

Loading...

loading...

Feeds

Gandeng LBH Gerakan Pemuda Anshor

POJOKBANDUNG.com, CIMANGGUNG – Untuk melindungi warga karang taruna dan masyarakat Cimanggung yang berurusan dengan masalah hukum, Forum Pengurus Karang Taruna …