Atur Jadwal Distribusi Air, PDAM Tirtawenging Butuh Waktu Selama Ini Lho…

PDAM Tirtawening Kota Bandung

PDAM Tirtawening Kota Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG -PDAM Tirtawening Kota Bandung membutuhkan waktu satu tahun untuk mengatur sistem penjadwalan distribusi air ke pelanggan.
‎”Kami butuh waktu satu tahun untuk membuat penjadwalan secara resmi,” ujar Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi, kepada wartawan.
‎Sonny mengatakan, pihaknya akan mengkaji dan menformulaksikan penggiliran distribusi air pada seluruh pelanggan PDAM Kota Bandung secara adil.
“Tapi dengan distribusi yang cukup luas, kami mohon maaf pada warga berikan kami waktu untuk menyelesaikan masalah ini dan tidak tergesa-gesa agar kami bisa menformulasikan secara sistemik,” tandasnya.‎
Sementara untuk perbaikan secara infrastuktur dibutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar.
“Anggarannya mencapai Rp 2,8 triliun, itu sedang kita upayakan. Selain itu, kita pun bersama-sama warga harus berdoa agar waduk seluas 32 hektare bisa terwujud,” tandasnya.
Masalah jadwal tetap distribusi air kepada pelanggan, memang masih menjadi hal yang dikeluhkan dari PDAM Tirtawening.
Beberapa keluhan datang dari warga Rw 09 Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Rancasari. Mereka mengeluhkan distribusi air  PDAM Tirtawening Kota Bandung yang kian hari kian tak menetes.
“Kalau pun mengalir, air tersebut datang ke rumah-rumah sekitar pukul 02.00 WIB saat warga ‎terlelap tidur,” ujar ‎Samsul, warga Jl. Pasir Muara VI RW 9 Kelurahan Mekarjaya kecmatan Rancasari.
Karenanya, ‎Samsul  berharap bisa menikmati air yang dididtribusikan PDAM Kota Bandung ini dengan lancar.
Samsul mengaku‎ sudah menjadi pelanggan PDAM sejak tahun 1990.
Ketika itu air mengalir ke wilayah Pasir Muara dengan lancar. Namun sekarang, air di blok perumahannya tak mengalir dengan benar.
“Hanya rumah saya dan sebelah saya yang mengalir. Tapi satu terakhir ini, air ke rumah saya pun enggak jalan padahal di rumah
sebelah jalan dan pipanya melewati rumah saya. Kalau pun airnya ngocor pukul 02.00 atau 03.00 WIb,” katanya. ‎
Meski demikian,  sebagai pelanggan ia harus tetap membayar tagihan. Saat akan menghentikan langgan, petugas di kewilayahan ‎meminta datang ke kantor pusat PDAM Tirtawening Kota Bandung di Jl. Badaksinga.
“Masa mau lapor minta berhenti sementara harus ‎lapor ke Badaksinga, perjalanan kita ke sana kan cukup lama. Saya mohon jajaran PDAM memperhatikan posisinya seperti kami,”‎ keluhnya.
warga lainnya, H Yaya.
“Itu juga kadang keluar kadang tidak. Jadwalnya tidak menentu,” katanya.
Warga menyesalkan karena tidak pernah ada petugas PDAM yang mengecek ke lapangan meski sudah ada laporan.
Karenanya, warga berharap air bisa ngocor dengan jadwal yang tetap. Agar warga bisa‎ menikmati air bersih.(mur)


Loading...

loading...

Feeds

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …

Bakti Sosial Dosen untuk Masyarakat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sepuluh dosen Program Studi Pendidikan Guru (PG) PAUD IKIP Siliwangi Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) …