Disdukcapil Cimahi Berdayakan Si Cepot

Pertunjukan wayang golek oleh Dadan Sundandar

Pertunjukan wayang golek oleh Dadan Sundandar

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi menggandeng tokoh wayang Cepot dalam menghimbau warga melengkapi dokumen kependudukan di RW 26 Kelurahan Melong Kec. Cimahi Tengah, Selasa (19/7).


Alasan menggunakan media hiburan sebagai alat penyampai informasi diharapkan bisa lebih mudah diterima masyarakat.

Demikian disampaikan Kepala Disdukcapil Kota Cimahi, Suryadi saat ditemui usai acara.

“Sosialisasi membawa Cepot ini untuk menarik masyarakat. Mudah-mudahan masyarakat terbangun dan memiliki tanggung jawab dalam melengkapi dokumen,” ujarnya.

Dalam acara tersebut masyarakat bisa mengurus seluruh pengurusan dokumen kependudukan secara gratis. Hanya saja, Disduk tidak melayani pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik.

“Acara sosialisasi serupa ditargetkan akan dilaksanakan selama 12 kali selama setahun,” terangnya.

Terkait dokumen kependudukan, Suryadi mengklaim, saat ini hanya 5% dari warga kota Cimahi yang dokumennya tidak lengkap. Beragam faktor yang kerap ditemui diantaranya, akte kelahiran yang keliru, kartu keluarga sudah berubah, termasuk belum punya sama sekali.

“Kami saat ini istilahnya sedang pembersihan untuk masyarakat yang dokumennya tidak lengkap. Karena bisa dikatakan 95% masyarakat sudah punya dokumen,” katanya.

Lebih lanjut ia pun menyoroti pengurusan Kipem yang kerap diabaikan masyarakat pendatang.  Meski angkanya tidak terlalu mencolok karena jumlah pendatang dan yang keluar Cimahi relatif seimbang. Namun, hal tersebut penting untuk pendataan masyarakat dan tidak seharusnya diabaikan.

“Kalau ada warga pendatang yang ingin tinggal sementara di Cimahi harus mengurus identitas, kalau ga mau pindah harus bikin kipem,” imbuhnya.

selain menggunakan medium event, Disduk mengaku tetap memaksimalkan pelayanan menggunakan mobil Keliling (Moling) untuk memudahkan masyarakat.

“Biasanya kami bekerjasama dengan kelurahan. Jika banyak permintaan dari masyarakat, kami biasanya menggunakan moling untuk pelayanan,” pungkasnya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …