Dian Sastro dalam Film Kartini

dian sastro

dian sastro

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Aktris Dian Sastrowardoyo bermain dalam film Kartini yang disutradarai Hanung Bramantyo. Dian mengaku bersyukur bisa bermain dalam film tersebut. Dian menuturkan sebelum mendapat project film Kartini, ia merasa punya kepedulian yang sangat besar terhadap peran perempuan dalam kemajuan sebuah bangsa.


“Saya ngerasa bersyukur banget, kok ya jodoh, alhamdulillah dapat,” kata Dian dalam press conference syukuran film Kartini di Club XXI Djakarta Theater Building, Jakarta, Kamis (14/7).

Perempuan kelahiran Jakarta itu menyatakan, ia lahir dari seorang ibu yang sangat bekerja keras dan survival. Ketangguhan ibunya, sambung Dian, memberikan inspirasi dirinya.

“Ketangguhan ibu saya dalam menjalankan hidupnya. Banyak menginspirasi saya sebagai perempuan,” ucap Dian.

Film Kartini yang diproduksi oleh Legacy Pictures bekerja sama dengan Screenplay Film, bakal dirilis pada April 2017. Selain Dian, film ini juga dibintangi oleh Acha Septriasa, Ayushita Nugroho, Adinia Wirasti, Christine Hakim, Denny Sumargo, Reza Rahadian, dan Deddy Sutomo.

Dian merasa bersyukur bisa mendapatkan peran dalam film Kartini. Itu sebabnya, ia bakal bermain dengan baik.

“Suatu yang memalukan kalau saya tidak bisa memerankan dengan baik,” kata Dian

Selain itu, Dian menambahkan, suatu hal yang memalukan apabila ia tidak menyiapkan diri dengan baik untuk berperan sebagai Kartini. Sebelum memulai akting, perempuan kelahiran Jakarta itu melakukan cukup persiapan.

“Saya coba baca literatur soal sosok Kartini,” ucap Dian.

Salah satu literatur yang Dian baca adalah Habis Gelap Terbitlah Terang. Buku tersebut ditulis oleh Armijn Pane. Dengan membaca literatur, memudahkan Dian untuk memerankan sosok Kartini.

“Itu membantu saya,” ungkapnya.

Film Kartini yang diproduksi Legacy Pictures bekerja sama dengan Screenplay Film bakal ditayangkan pada April 2017. Semula film yang disutradarai Hanung Bramantyo ini diperkirakan bisa tayang pada 21 April 2016. 

Produser Legacy Pictures, Robert Ronny mengatakan, penundaan penayangan film Kartini pada 21 April 2016 karena masih perlu melakukan riset dan persiapan. Lewat film Kartini, menurut Ronny, pihaknya tidak hanya mengejar sisi komersial. 

“Tapi, pesan untuk generasi ke depan. Tidak hanya perempuan, tapi semua orang,” kata Ronny. Ronny menyatakan, pihaknya tidak mau main-main dalam menggarap film Kartini. “Tidak ada istilah kejar tayang untuk film ini,” ujarnya. 

Di tempat yang sama, Hanung membeberkan perkembangan dalam pembuatan film Kartini. Salah satunya adalah test camera terhadap sejumlah pemain yang bermain dalam film yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo itu. 

Hanung mengaku, menikmati pembuatan film Kartini.

“Kami sikapi film ini rileks aja. Jangan ada istilah kejar tayang,” ungkapnya.

Skenario film Kartini ditulis oleh Bagus Bramanti dan Hanung. Film ini menceritakan mengenai perjuangan Kartini melawan takdir.  Takdir yang sangat diinginkan oleh ibu kandungnya, Ngasirah untuk menjadi Raden Ayu, seorang perempuan yang harus menikah dengan bupati atau bangsawan. 

Melawan takdir bukanlah hal mudah. Banyak masalah yang mempersulit, mulai dari adanya tradisi pingitan dari kaum ningrat di Jawa yang dilakukan oleh ayahnya.(gil/jpnn)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …