Resmi, Aher Lantik Eka Setiawan Jadi Bupati Sumedang

Eka Setiawan dilantik jadi Bupati Sumedang

Eka Setiawan dilantik jadi Bupati Sumedang

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Eka Setiawan secara resmi menjabat sebagai Bupati Sumedang usai dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (12/7). Heryawan mewakili Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo dalam pelantikan tersebut.


Eka menggantikan bupati sebelumnya, Ade Irawan yang terjerat masalah hukum. Dia akan menjabat sebagai Bupati Sumedang hingga 2018 mendatang.

Pelantikan Eka Setiawan tersebut merupakan amanat dari surat Menteri Dalam Negeri Nomor 131.32/4946/OTDA tanggal 1 Juli 2016, seiring dengan telah terbitnya Keputusan Mendagri Nomor 131.32-5421 Tahun 2016, yang mengesahkan pemberhentian Eka Setiawan sebagai Wakil Bupati Sumedang, dan mengangkatnya menjadi Bupati Sumedang sisa masa jabatan Tahun 2013-2018.

“Saya selaku pribadi serta atas nama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, mengucapkan selamat kepada saudara Eka Setiawan yang telah resmi diangkat dan dilantik menjadi Bupati Sumedang sisa masa jabatan Tahun 2013-2018,” kata Gubernur usai pelantikan, Selasa (12/7).

Disinggung mengenai permintaan Ade Irawan agar pelantikan Eka Setiawan sebagai Bupati Sumedang ditunda, Heryawan enggan berkomentar banyak mengenai hal tersebut.

“Saya hanya menjalankan tugas dari pusat. Pusat ada keputusan untuk melantik. Saya hanya melaksanakan tugas itu, titik. Saya menjalankan tugas yang diperintahkan oleh Presiden via Mendagri, itu saja,” kata Heryawan.

Pada kesempatan tersebut, Heryawan menitipkan beberapa pesan kepada Eka yang kini telah resmi menjadi Bupati Sumedang. Gubernur meminta Eka untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Sumedang dan mempercepat akselerasi pembangunan di Sumedang.

“Dengan kewenangan penuh yang kini di miliki, Pak Eka harus berupaya mempercepat upaya untuk menghadirkan kesejahteraan bagi warga Sumedang. Tingkatkan IPM dan jangan lupa pembangunan infrastruktur,” bebernya.

Dengan dilantiknya Eka sebagai bupati, Heryawan berharap agar penyelenggaraan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sumedang dapat semakin lancar dan kondusif, terutama untuk terwujudnya Visi RPJMD Kabupaten Sumedang Tahun 2014-2018, yaitu “Sumedang Sejahtera, Nyunda, Maju, Mandiri, dan Agamis”. Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Pemkab Sumedang, antara lain keberhasilannya dalam merealisasikan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2015 dengan capaian diatas 90 persen.

Selain itu, Heryawan pun mengapresiasi capaian Kabupaten Sumedang yang berhasil meraih opini keuangan wajar tanpa pengecualian (WTP). “Perolehan opini WTP yang kedua kalinya secara berturut-turut ini merupakan cerminan dari kinerja pengelolaan dan pelaporan keuangan daerah yang berkualitas,” kata dia.

Selain itu, Heryawan meminta Eka untuk menata kawasan Jatinangor agar tidak semakin semrawut. “Jatinangor itu kawasan baru, di situ ada kampus terkenal ada ITB, Unpad sehingga harus ada penataan khusus di sana agar kawasan yang sudah ramai itu menjadi kawasan yang ramai namun juga tertata sekaligus,” pungkasnya.

Sementara itu, Ade Irawan menyindir pelantikan Eka menggantikan dirinya itu. Ade menilai Eka telah melupakan dirinya padahal sebelumnya telah memilih Eka sebagai wakil bupati.

“Saya memilih Eka sebaga wabup karena awalnya ia adalah pribadi yg santun dan penuh dedikasi. Tapi begitu dia jadi wabup dan saya terkena musibah, perilakunya berubah drastis. Jangankan melaporkan program-program pembangunan Sumedang, datang juga tidak pernah,” kata Ade dalam siaran pers yang diterima Radar.

Lebih lanjut, Ade mengaku telah berkirim surat kepada Gubernur agar pelantikan Eka ditunda. “Pertimbangan saya berkirim surat, agar tidak jadi persoalan hukum baru manakala PK dari MA mengabulkan bebas,” katanya.

Namun, kata Ade, Gubernur bersikukuh untuk melantik Eka. Terlebih, Ade mengaku hingga saat ini dirinya belum menerima surat pemberhentian resmi secara tertulis. “Saya malah tahu sudah diberhentikan tanggal 28 Maret 2016 dari koran. Tetapi secara resmi tertulis sampai saat ini saya belum menerima. Kalau saya sudah menerima, pasti ada bukti penerimaannya,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …