PKS Kota Cimahi Belum Tentukan Sikap

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cimahi mengaku belum memutuskan untuk merapat  menjadi koalisi petahana dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2017  mendatang.


Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD PKS Kota Cimahi, Dedi Lazuardi saat dihubungi,  Senin (11/7). Saat ini, ia mengatakan, PKS masih perlu penjajakan dengan beberapa partai.

“Pencalonan belum fix. Jadi belum memutuskan merapat ke petahana. Kami masih terbuka, masih melakukan pembicaraan dan penjajakan,” katanya.

Terlebih, ia mengungkapkan terkait koalisi menghadapi Pilkada, keputusannya berada di  tingkat DPW.

“Kemungkinan koalisi ditentukan oleh wilayah. Kita ngikut aja,” katanya.

Ia mengungkapkan PKS tidak muluk-muluk menentukan kriteria partai untuk berkoalisi.

“Ga ada masalah berkoalisi dengan partai manapun, yang penting bisa kerjasama,”  terangnya.

Dedi Lazuardi menambahkan PKS menginginkan ada kadernya yang kalaupun tidak  menjadi Walikota, minimal menjadi Wakil Walikota. Saat ini dua kader partai PKS yang menjadi bakal Calon walikota yang diusung adalah  Santoso Anto dan Ahmad Zulkarnaen.

Seperti diberitakan sebelumnya, Atty Suharti yang akan maju pada Pilkada tahun 2017  mendatang sudah mendapatkan dukungan dari dua partai, yakni Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Dengan dukungan tersebut, Atty membutuhkan tiga kursi lagi di Dewan Pimpinan Rakyat  Daerah (DPRD), untuk memenuhi syarat pencalonan, dalam Pilkada Serentak 2017 dari  jalur partai.

Saat ini Atty sudah mengumpulkan enam kursi dari dua partai yaitu Nasdem dengan empat kursi dan PAN dua kursi, sedangkan syarat pencalonan dari minimal harus sembilan kursi. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …

Kenaikan Sanksi Prokes Terbentur Pergub

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penerapan kenaikan sanksi denda untuk pelanggaran protokol kesehatan (prokes) sulit dilakukan. Musababnya, realisasi sanksi tersebut harus melakukan …