Dirgahayu Koperasi ke-69

POJOKBANDUNG.com, TANGGAL 12 Juli 1951, Bung Hatta ber pidato melalui radio untuk menyambut Hari Koperasi di Indonesia.hari ini,12 juli 2016 setelah puluhan tahun berlalu apakah masih (pantas) dirayakan? “Lupakan Hari Koperasi !!!,tulis sahabat saya Andi Arif,saat sahabat sesama alumni Institut Manajemen Koperasi Indonesia (IKOPIN),mengirim ucapan selamat hari Koperasi melalui grup WA.


bencikah dia dengan Koperasi?saya pastikan, tidak.dia dan semua yang ada di grup Wa IKAMI Sul-sel MASOSE adalah insan Koperasi yang menimba iImu tentang koperasi lantas mengaplikasikan ilmunya melalui berbagai jenis koperasi primer maupun sekunder.sampai ahirnya semua pada “melambaikan tangan ke kamera aliaS Menyerah”.

Alasan menyerah diantaranya adalah, rendahnya apresiasi pengurus kepada Manajer koperasi,ada juga yang sempat mengalami masa Jaya seiring dengan majunya koperasi yang di kelola,namun lantas “hengkang”setelah langkahnya di intervensi para “pembesar” demi kepentingan sepihak,bukan untuk kesejahteraan anggota koperasi.

“Koperasi hanya dijadikan kedok, tempat para pembesar menggrogoti dana masyarakat dengan atas nama anggota koperasi,” tambahnya.

Apa yang disampaikannya itu bukan omong kosong,tapi jelas ada bukti. Masih segar dalam ingatan kita berbagai kasus yang terjadi dengan menggunakan koperasi sebagai wadah untuk mengeruk keuntungan yang sebesar besarnya untuk dirinya sendiri,seperti kasus KOSPIN di pinrang dan KSU milik bersama yang membawa lari uang masyarakat.hal ini diperparah pula dengan kasus koperasi Langit Biru yang beralamat di Perum Bukit Cikasungka Blok ADF Nomor 2-4, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang; dan kantor cabang di Jalan BKT Raya, Gang Swadaya VI Nomor 1 RT 008/RW 01, Rawa Bebek, Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.

Seperti yang dilansir oleh Kompas.com.pada , 7 Juni 2012 , Jaya Komara dalam koperasi ini memiliki posisi tertinggi, yakni Direktur Utama. menjaring investor, dengan menawarkan dua paket investasi dengan imbalan yang menggiurkan.
Namun bonus akhirnya macet pada bulan Januari 2012 sehingga sejumlah investor mengadukan persoalan ini ke polisi.

Ini hanya secuil sisi kelam dalam perkoperasian ditanah air,walaupun tidak sedikit yang dapat dibanggakan.Namun sisi kelam itulah yang memengaruhi kepercayaan, dan citra koperasi semakin hancur.untungnya,ini tidak dilakukan oleh alumni AKOP dan IKOPIN. Dirgahayu Koperasi yang ke 69. (sol)

Loading...

loading...

Feeds

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …