Minimnya Pemahaman, Keselamatan Pengendara Sepeda Motor Terancam

jalur mudik lebaran. (asep rahmat)

jalur mudik lebaran. (asep rahmat)

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung menyayangkan para pemudik Lebaran 2016 yang melintasi Jalur Selatan Nagreg masih banyak menggunakan sepeda motor. Padahal, Menteri Perhubungan Republik Indonesia sebagai koordinator penyelenggaraan angkutan sudah menyediakan program mudik gratis.

“Sangat bahaya bila mudik menggunakan sepeda motor dengan perjalanan jauh apalagi ditumpangi anak-anak,” ucap Penanggung Jawab Penghitungan Arus Mudik 2016 Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, saat ditemui di Pos Induk Nagreg, Selasa (5/6).

Eric menjelaskan, sebenarnya berdasarkan instruksi Presiden nomor 3 tahun 2004 tentang koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran, ada salah satu program mudik gratis yang bertujuan menekan angka kecelakaan khusunya pengguna sepeda motor.

“Alangkah baiknya pemudik bisa beralih menggunakan transportasi umum,” terangnya.

Kata Eric, berdasarkan rapor dari tahun ke tahun arus lalu-lintas jelang Lebaran semakin didominasi sepeda motor.

“Mungkin, karena beberapa faktor salah satunya kredit angsuran murah,” tegasnya.

Meski demikian, lanjut Eric, Dishub Kabupaten Bandung yang betugas di Pos Induk Jalur Nagrek yang beranggotakan 230 personel dan terbagi di 5 posko mulai dari Jalur Cilenyi sampai Nagrek dan dibantu anggota kepolisian akan tetap berjaga sampai H+7 guna menekan angka kecelakaan.

“Masing-masing Posko Dishub beranggotakan 10 orang yang bertugas sebagai pencacah, pengawasan dan pengendalian arus,” tandasnya.(cr3)

Loading...

loading...

Feeds

Menyongsong Peradaban Baru Era 5.0

SEIRING perjalanan hidup manusia beserta peradaban yang dilahirkannya, kemajuan industri dan teknologi kerap tercermin dari masa ke masa. Generasi demi …