Jalur Nagreg Dapat Limpahan Kendaraan dari Tol Cipali Menuju Patura

pemudik bermotor lewati nagreg (asep rahmat)

pemudik bermotor lewati nagreg (asep rahmat)

POJOKBANDUNG.com, NAGREG – Setelah sempat mengalami kepadatan pada H-4 dan H-3 jelang Lebaran, arus lalu-lintas (lalin) di Jalan Cagak Nagreg Kabupaten Bandung kini kondisi kembali lancar. Namun, kemacetan diprediksi akan terjadi menjelang malam hari (takbiran,red) yang disebabkan adanya pengalihan arus kendaraan dari Tol Cipali menuju arah Pantura.


Wadir Lantas Polda Jabar, AKBP Yus Nurjaman SIK menuturkan, sejak malam sekitar pukul 22.00 Wib (Senin 4/7) volume kendaraan yang melintas jalur ‘Nagrek’ semakin lengang dan pemudik bisa dengan leluasa melajukannya kendaraan dengan kecepatan normal.

“Petugas kami terus bekerja untuk mengurai kemacetan agar tidak mengular seperti H-4, hasilnya H-1 Lebaran volume kendaraan di Jalur Selatan bisa terurai,” ucapnya kepada Radar Bandung saat ditemui di Pos Jaga Nagreg, Selasa (5/7).

Akan tetapi, sambung Yus, khusus untuk jalur Selatan sesuai instruksi pada pukul 10.00 Wib, Selasa (5/6), akan ada pengalihan arus kendaraan dari Tol Cipali menuju jalur Pantura, maka pihaknya berencana memberlakukan sistem buka tutup (one way) dari Bandung menuju Kabupaten Tasikmalaya, dan bila ekor kemacetan di Nagrek maka akan dialihkan melalui jalur Garut.

“Prediksi kami kalau tidak ada pengalihan arus ke jalur Nagrek sudah pasti lancar, tapi bila malam nanti terjadi kemacetan kami akan berlakukan sistem one way,” terangnya.

Yus membeberkan, sejak H-4 yang merupakan puncak arus mudik jumlah kendaraan baik itu mobil atau sepeda motor yang melintasi Nagreg 137.000 unit, kemudian H-3 sebanyak 116.000 unit, lalu H-2 sebanyak 133.000.

“Volume kendaraan memang semakin berkurang tapi kami tetap bersiaga di lapangan karena dikhawatirkan ada limpahan kendaraan yang tidak terprediksi, selain itu antisipasi kemacetan menjelang malam takbir,” imbuhnya.

Sementara, Penanggung Jawab Penghitungan Arus Mudik 2016 Dinas Perhububgan Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo menjelaskan, untuk jumlah data volume kendaraan yang melintasi Jalur Selatan sejak H-7 hingga H-1 jelang Lebaran 2016 sudah tercatat sebanyak 618.810 unit baik itu sepeda motor atau mobil dan mengalami penurunan bila dibandingkan tahun 2015 yang mencapai 1.199.869 unit.

“Kalau siang ini saja (Selasa,red) tercatat 56.074 unit, dan itu cenderung menurun sebanyak 57 persen bila dibandingkan tahun 2015 saat H-1 Lebaran mencapai 131.428 unit,” terangnya.

Menurut Eric, volume kendaraan di Jalur Selatan Nagreg sudah nampak lengang, kemacetan hanya terjadi pada H-3 dan H-2, sehingga ada rencana dari pihak Dihub Provinsi Jawa Barat untuk melakukan rekayasa lalin kendaraan dari jalur Utara yang sudah mengalami kepadatan untuk dilimpahkan menuju Jalur Selatan.

“Apabila tidak ada pengalihan arus, saya pastikan Jalur Selatan Nagreg akan normal. Namun, bila ada rekayasa lalin kami siap dengan tim untuk mengurai kemacetan,” tuturnya.

Walau kondisi H-1 Lebaran volume kendaraan terbilang normal, lanjut Eric, pihaknya tidak bisa memprediksi kemacetan yang akan terjadi pada malam takbir.

“Tergantung, apakah ada kegiatan warga di Pasar Limbangan atau di Pasar Kadungora, bila memang ada sudah pasti ekor kemacetan bisa sampai Jalur Nagreg,” tandasnya.(cr3)

Loading...

loading...

Feeds

Utamakan Keselamatan Masyarakat

Utamakan Keselamatan Masyarakat

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Bersama dengan pasangan calon Pilkada Kabupaten Bandung, Polresta Bandung melaksanakan deklarasi Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap protokol …
Penghitungan Dana BOS Berubah

Penghitungan Dana BOS Berubah

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim membeberkan, akan ada perubahan penghitungan alokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah …

Akhirnya, KPU Larang Konser pada Pilkada

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akhirnya melarang konser musik dan kegiatan lain yang melibatkan massa berkumpul atau berkerumun pada Pemilihan …