Pemudik ke Jabar Terus Berdatangan, Telkom Pastikan Kesiapan Layanan

PERSIAPAN : Apel kesiapan jalur mudik Telkom Divre 3 Jabar, di kantor Telkom Divre 3, Jalan Supratman, Kota Bandung, Kamis (30/6).

PERSIAPAN : Apel kesiapan jalur mudik Telkom Divre 3 Jabar, di kantor Telkom Divre 3, Jalan Supratman, Kota Bandung, Kamis (30/6).

BANDUNG – Lonjakan pemudik yang masuk ke Jawa Barat sudah mulai terasa saat ini. Hal ini terlihat dari jumlah nomor Telkomsel asal luar Jabar yang terus berdatangan ke tatar Parahyangan ini.


Executive Vice President Telkom Regional 3 Jawa Barat Ketut Budi Utama mengatakan, pada Rabu (29/6), tercatat 300 ribu nomor Telkomsel dari luar Jabar yang masuk ke Jabar. Ini menunjukkan sedikitnya terdapat 300 ribu penduduk dari luar Jabar yang masuk ke Jabar pada hari itu saja.

Pihaknya pun memprediksi pemudik pengguna Telkomsel yang masuk ke Jabar mencapai 1,2 juta jiwa. “Puncaknya kami prediksi hari Sabtu dan Minggu (2-3 Juli),” kata Ketut usai memimpin apel kesiapan personil Posko Ramadhan dan Idul Fitri (Rafi) Telkom Divre 3 Jabar, di kantor Telkom Regional 3 Jabar, Kota Bandung, Kamis (30/6).

Untuk menjamin layanan telekomunikasi tidak terganggu akibat bertambahnya pengguna di Jabar, pihaknya mengaku telah mengantisipasinya. Berbagai kemungkinan gangguan telekomunikasi selama libur Lebaran diantisipasi dengan penyiagaan personel dan fasilitas pendukung lainnya.

“Telkom Regional 3 Jawa Barat berkomitmen untuk tetap siap melayani pelanggan selama 24 jam nonstop,” katanya. Ketut mengatakan, Telkom Group siap dan siaga untuk melayani masyarakat dengan berbagai fasilitas layanan telekomunikasi baik telepon (Indihome maupun Telkomsel), komunikasi data serta melakukan redemensi link network untuk mengantisipasi lonjakan traffic telekomunikasi.

Dengan mengusung tema Delivering Service Excellence, Telkom meyakinkan kesiapan layanannya sepanjang waktu dalam kondisi stabil dan handal. “Baik dalam intensitas traffic yang normal maupun intensitas tinggi yang butuh pengawalan khusus,” ujarnya.

Dikatakan Ketut, Telkom mempunyai pola penanganan pelayanan yang standar dan khusus untuk layanan telekomunikasi selama musim liburan Idul Fitri melalui satuan tugas Posko Rafi. Menurut dia, pengendalian Posko Rafi ini dipimpin langsung oleh CEO Telkom di kantor pusat dan cascading ke tingkat wilayah/daerah.

Sistem ini memungkinkan terpantaunya kualitas layanan jaringan Telkom secara nasional saat musim liburan seperti libur Lebaran. Telkomsel selaku anak usaha Telkom, menyatakan kesiapannya menghadapi lonjakan traffic komunikasi saat libur Lebaran.

Telkomsel telah melakukan Network Drive Test yang merupakan uji coba jaringan di sepanjang jalur kereta api Pantai Utara Jawa. Telkomsel juga menyediakan kecukupan daya tampung pelanggan di jalur-jalur mudik, dengan menyiagakan Compact Mobile Base Transceiver (Combat) tambahan dilokasi yang padat.

Posko (Rafi) 2016/1437 H, dimulai sejak tanggal 29 Juni sampai dengan 11 Juli 2016. Adapun tujuan penyelenggaraan posko adalah untuk menjaga Top Perform quality of service, layanan terbaik di area public, religious, malls, indoor, uniqueness and massive crowds (PREMIUM) di lokasi Telkom Group Jabar.

“Juga untuk memaksimalkan aspek bisnis selama perayaan lebaran 2016. Sehingga seluruh layanan Telkom Group berada pada service level yang ditetapkan,” katanya.

Ketut menambahkan, Telkom Group menjamin availability dan reliability infrastruktur jaringan akses, network regional dan backbone, wireless broadband sekaligus berupaya mencegah terjadinya segala bentuk kejadian yang menyebabkan kerugian perusahaan. Mengawal top 20 pelanggan Jawa Barat, serta untuk menjamin kelangsungan layanan di 5 lokasi penting seperti PT KAI Bandung, Posko Polri Nagreg, Bandara Husein Sastranegara, Stasiun KA Cirebon, dan Posko Polri Cikopo.

Tidak hanya itu, pemasangan Close Circuit Television (cctv) jaringan data lalu lintas sangat membantu petugas kepolisian juga jajaran perhubungan. Tahun ini Telkom Jawa Barat menyiapkan CCTV Polri di 11 lokasi seperti Sadang, Kanci, Mutiara Cikampek, Jomin, Tegok, Eretan, Cikopo, Losari, Limbangan Garut, dan Nagrek.

CCTV milik Kemenhub pun dipersiapkan di 28 lokasi dan menginstalasi access poin di 39 lokasi. Ketut menambahkan, Telkom telah menyediakan akses Indonesia Wifi (@wifi.id) bagi masyarakat yang berada di area publik seperti bandara, stasiun, pusat perbelanjaan (mal), hotel dan terminal.

Akses @wifi.id telah tersebar di ribuan lokasi di seluruh Indonesia. Program liputan arus mudik lebaran dapat dimonitor menggunakan Umeetme surveillance( Live Streaming Umeetme mudik lebaran 2015, http://umeetme,id/mudik2015) yang bisa diakses dengan laptop dan HP (android IOS ).

“Telkom juga memiliki program Share with others (Telkom Group Berbagi), meningkatkan CSR dan corporate image dengan menjual dan membagikan 1.500 paket sembako melalui program pasar murah bersama BUMN lainnya,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …

Bakti Sosial Dosen untuk Masyarakat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sepuluh dosen Program Studi Pendidikan Guru (PG) PAUD IKIP Siliwangi Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) …