Gelap-gelapan Main Gadget, Ini Resikonya

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com- SAAT bangun tidur, yang dilihat pertama pasti gadget. Demikian pula saat mau tidur. Entah jomblo ataupun tidak, gadget nomor satu. Pemakaian gadget sering tidak memedulikan situasi. Misalnya, soal pencahayaan. Asalkan tulisan di handphone, tab, atau laptop bisa terbaca, tidak masalah membuka ini-itu di tempat gelap.


”Pada gadget, yang berbahaya itu terekspos blue violet light,” kata spesialis mata RSUD dr Soetomo dr Randi Montana SpM.

Blue violet light tersebut timbul dari cahaya yang dipancarkan gadget. Dampaknya bisa mempercepat age-related macular degeneration (AMD) atau degenerasi makula. Mekanismenya, blue violet light pada gadget akan masuk dan merusak retina. Dampaknya, AMD dan risiko katarak (kekeruhan lensa). Menurut Randi, sebenarnya katarak merupakan penyakit degeneratif.

Artinya, penyakit tersebut timbul lantaran pertambahan usia. Mereka yang berusia lanjut akan berisiko katarak. Nah, pada mereka yang rutin menggunakan gadget, terutama di tempat gelap, risiko terkena katarak maju lebih cepat.

”Namun, ini berlangsung bertahun-tahun, tidak cukup satu dua tahun saja,” tutur dokter yang juga praktik di RS Mata Undaan itu.

Dampak yang bisa cepat dirasakan adalah mata kering dan mata lelah. Tanda mereka yang mengalami mata lelah adalah tidak nyaman saat melihat. Terasa perih. Selain itu, bisa berdampak pusing. ”Kalau yang parah, pusingnya bisa lama,” jelas Randi.

Mata lelah muncul ketika pemakaian gadget berlangsung lebih dari dua jam tanpa henti dengan cahaya monitor yang kuat. Pemakaian gadget di tempat gelap rupanya memperparah kondisi tersebut. Kelelahan mata saat melihat gadget di tempat gelap timbul karena fokus mata.

Pada handphone, misalnya, tulisan kecil-kecil. Selain itu, penggunanya membaca dengan jarak kurang dari 30 cm. Nah, pada saat gelap, pupil membesar.

Pada saat yang sama, cahaya dari handphone masuk ke mata. Memang, huruf pada gadget terbentuk dari titik-titik kecil. Sementara pada buku, hurufnya rata. ”Beda dengan buku atau tulisan yang dicetak, tidak mengakibatkan mata lelah,” jelasnya.

Penggunaan gadget di tempat gelap juga memengaruhi pemakaian kacamata. Apalagi, mereka yang mempunyai riwayat keturunan memakai kacamata. Bahkan, mereka yang orang tuanya tidak memakai kacamata pun berisiko berkacamata jika terlalu lama menggunakan gadget.

Berdasar pengalaman Randi, sepuluh tahun lalu pasien dengan masalah mata minus berasal dari kalangan orang tua. Namun, lima tahun terakhir, justru banyak pasien anak-anak dan remaja. Lagi-lagi, Randi menjelaskan, hal tersebut bisa dikaitkan dengan dampak penggunaan gadget.

”Per hari 10 persen pasien di klinik dipastikan bermasalah dengan penglihatan. Kalau dulu, kebanyakan yang datang ke dokter mata karena mata merah,” cerita Randi.

Dia menambahkan, penggunaan gadget memang tidak bisa dihindari. Meski demikian, sudah selayaknya pemakainya mampu membatasi. ”Khawatirnya 20 tahun lagi, lebih banyak remaja Indonesia yang menggunakan kacamata,” tuturnya. (lyn/c7/nda/sep/jpg)

 

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Pemkot Belum Bisa Akses TPS Legok Nangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung tengah menghadapi masalah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Seperti diketahui TPS Sarimukti masih bisa menerima …

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

KKI 2021 Dongkrak Pemulihan Ekonomi Jabar

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bank Indonesia Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Dekranasda Jawa Barat serta stakeholder terkait …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Kol. Tek Videon Nugroho Yakinkan Sinovac Aman

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Didampingi oleh para Kepala Dinas, Komandan Wing Pendidikan Teknik Kolonel Tek Videon Nugroho, mengikuti Vaksinasi Covid-19 tahap …

Kodam Cendrawasih Siap Dukung PON XX Papua

POJOKBANDUNG.com, JAYAPURA – Dalam rangka meminta dukungan dari Kodam XVII/Cenderawasih, Ketua Umum KONI Jawa Barat, Ahmad Saefudin bersama rombongan melaksanakan …