Tak Jera, 1 Pelajar Tewas, 3 Kritis Usai Tenggak Miras Oplosan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, CILILIN – Satu orang meninggal dan tiga orang remaja dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin dan mendapatkan perawatan insentif akibat meminum Minuman Keras (Miras) oplosan beberapa waktu lalu. Ironisnya lagi, kali ini korban yang berjumlah empat orang ini masih berstatus pelajar.


Kapolsek Cililin AKP Dedi T Sunarya menuturkan, keempat korban yang masing-masing berinisial FF (17), RAA (14), DFF (14), dan SM (14) merupakan warga Kampung Saar Genggong RT 03/07, Desa Karang Tanjung, Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat. Keempatnya secara bersama-sama nekat meminum miras oplosan hasil racikannya.

“Mereka mencampur alkohol 70% yang dicampur dengan obat batuk cair komix 8 sachet, obat Dextro MP dan Minuman Suplemen Power F,” terang Dedi kepada wartawan, Senin (27/6).

Dikatakan Dedi, keempat korban yang meminum miras oplosan pada hari Sabtu (25/06) di Kampung Saar Genggong RT 01/08, Desa Karang Tanjung, Kecamatan Cililin ini, keesokan harinya mulai bertumbangan. Diawali oleh Korban FF yang mengalami muntah-muntah darah sekitar pukul 16.00 WIB yang saat itu langsung dilarikan ke RSUD Cililin.

Kemudian, lanjut Dedi, tak lama berselang secara berturut-turut korban lainnya pun mengalami hal yang sama dan dilarikan rumah sakit. Dari kesemua korban, FF dinyatakan meninggal dunia, sementara korban DFF dan RAA hingga saat ini sudah mulai sadar namun masih mendapatkan perawatan.

Dedi mengungkapkan untuk sementara ini, korban SM kondisinya masih cukup kritis. “Semua korban yang meminum oplosan langsung mengalami pusing dan muntah-muntah,” katanya.

Guna penyelidikan lebih dalam, kata Dedi, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan melakukan pengecekan di rumah yang di jadikan tempat pesta miras oplosan tersebut.

“Kami masih lakukan pemeriksaan di TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta mengumpulkan barang bukti,”  pungkasnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds