Cabor Atletik Inginkan Tes Event Terakhi

atletik

atletik

r


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Tim atletik Pelatda Jabar nomor lari jarak menengah, Jauh dan maraton berharap sebelum PON XIX/ 2016 diadakan tes event sebagai bentuk evaluasi terakhir. Mengingat, tahapan latihan try out dan try in sudah tidak bisa dilakukan lagi.

Hal tersebut diungkapkan oleh, Pelatih atletik nomor menengah Jauh Pelatda Jabar, Gusti Gede Karang Asem. Menurut dia, jadwal agenda try out yang diprogramkan memang sudah tidak ada, tapi pihaknya masih ingin melihat kemampuan atlet secara keseluruhan dengan tes terakhir.

“Kurang lebih pelaksanaan PON XIX 3 bulan lagi dan masih ada jeda waktu bila memang bisa diadakan tes event untuk melihat peta kekuatan tim kami sudah sejauh mana,” ucapnya kepada Radar Bandung saat ditemui di Lapangan Padjajaran, Jumat (24/6).

Gusti menceritakan, program try out yang sudah dijalani memang sangat berpengaruh pada peningkatan atlet diantaranya saat mengikuti kejuaraan di Singapura open, Vietnam, Taiwan dan Hongkong, hasilnya cukup bagus dan di luar prediksi. Tapi, dia khawatir dengan jeda waktu menuju PON tinggal 3 bulan performa atlet bisa kembali menurun.

“Jadi, bila tes event ada di bulan Agustus setidaknya dari sekarang bisa disiapkan latihan seperti apa kemudian mempertahankan hingga dimulainya PON XIX, tapi dari sekarang kami tetap fokus pada latihan kecepatan dari ke tiga nomor tersebut agar tidak kembali down,” terangnya.

Kata Gusti, bila tidak ada tes event pihaknya berencana untuk mengagendakan program latih tanding dengan atlet lain di luar Pelatda Jabar.

“Baru rencana dan masih dibahas karena kami masih menunggu keputusan apakah nanti ada tes event atau tidak,” tuturnya.

Gusti menyebut, walau nanti tidak ada tes event sebelum pelaksanaan PON XIX, kini persiapan para atlet bisa diakumulasikan mencapai 90 persen dan dirinya optimis bisa menyumbangkan medali emas. Pasalnya, dari ke-11 atlet dua diantaranya adalah atlet Pelatnas yaitu Agus Prayogo dan Hendro.

“Andalan kami tetap ada di nomor jarak jauh tapi tidak menutup kemungkinan nomor menengah dan maraton bisa lebih baik,” tandasnya.(cr3)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …