Biadab… Wajah Polisi Rusak Diduga Kena Siraman Air Keras The Jakmania

Polisi korban amuk suporter Persija di GBK

Polisi korban amuk suporter Persija di GBK

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Kerusuhan yang terjadi saat laga Persija melawan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (24/6/2016) telah meminta korban. Selain seorang warga meninggal dan puluhan suporter luka-luka, dua polisi juga jadi korban dengan luka serius di wajahnya.


Informasinya, dalam kerusuhan ini ada lima polisi yang luka-luka, dua di antara yang mengalami luka serius itu dari kesatuan Brimob. Diduga, luka korban akibat kebrutalan The Jakmania, suporter Persija.
Dari foto yang beredar di sosial media, tampak foto polisi yang mengalami luka serius di wajahnya diduga karena siraman air keras. Keduanya kini masih dirawat di rumah sakit.

Korban pertama Brigadir Hanafi mengalami luka serius di bagian wajahnya. Petugas dari kesatuan Brimob Bidokres Polda Metro Jaya itu langsung dilarikan ke rumah sakit Keramat Jati, Jakarta Timur. Korban kedua, Brigadir Supriyadi dari Brimob Sat 3 Mabes Polda Metro Jaya juga mengalami luka serupa. Kini dirawat di rumah sakit Polri.

Dikutip dari Top Skor, Brigadir Agung Prayitno menyebut kondisi korban sangat kritis. Ia juga mengatakan seorang Sabhara bernama Wawan dari Polda Metro menghilang. Tapi, baju dinasnya ditemukan di dalam tas seorang oknum pendukung Persija. Bukan hanya itu, motor pengurai massa milik Sabhara Polda Metro juga dibakar massa.

Laga Persija kontra Sriwijaya dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship (TCS) di SGBK, Jumat (24/6), berlangsung panas. Bek Sriwijaya Fachrudin Aryanto diganjar kartu merah usai melakukan pelanggaran di menit 50 Tapi, hal itu tak mengecilkan nyali anak-anak Laskar Wong Kito. Hilton Moreira membawa Sriwijaya unggul 1-0 pada menit ke-66 lewat tendangan bebas.

Namun memasuki menit 81 kerusuhan pecah. Ratusan penonton yang berhasil menjebol pintu pembatas di sektor timur berusaha masuk ke dalam lapangan, dan dicegah aparat kepolisian. Akibatnya, bentrokan pun tak terhindarkan. Panitia dan pengawas pertandingan akhirnya memutuskan menunda pertandingan yang bersisa lebih kurang 10 menit lagi.

(fat/pojoksatu)

Loading...

loading...

Feeds

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …