Asosiasi Pengusaha Indonesia Kota Cimahi Resah

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Putusan PTUN Bandung yang menunda pemberlakuan Surat Keputusan Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) oleh Bupati Sumedang membuat 30 Perusahaan tekstil yang bernaung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Cimahi resah.
Penundaan pemberlakukan SK IPLC tersebut ditujukan terhadap tiga perusahaan tekstil di Jatinangor dan Cimanggung. Ketiga perusahaan tekstil tersebut diantaranya PT Insan Sandang Internusa, PT Five Star Textile dan PT Kahatex.


Kuasa Hukum PT Kahatex, Andi Nababan mengatakan, putusan PTUN tersebut membuat sejumlah pengusaha tekstil di Kota Cimahi yang masuk dalam APINDO melakukan studi banding ke PT Kahatex Cimanggung baru-baru ini.

“Mereka khawatir, karena kasus yang menimpa perusahaan tekstil seperti PT Kahatex, bisa berdampak terhadap nasib pengusaha pabrik tekstil di Jabar, termasuk Kota Cimahi makanya mereka lakukan studi banding,” ujar Andi kepada wartawan di PT Kahatex, Minggu (19/6).

Menurutnya, sejumlah pengusaha tektil di Kota Cimahi berharap agar pemerintah yang juga sebagai pembina industri untuk bersikap bijak. Pasalnya, penundaan pemberlakuaan SK IPLC bisa berdampak pada keberlangsungan produksi industri tekstil.

Andi menambahkan, jika pemerintah tetap memberlakuka! penundaan SK tersebut, sejumlah pengusaha tekatil khawatir jika keberlangsungan produksinya akan terhenti.(nda)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …