Disyanjak Kota Bandung Segel Reklame Rokok di Jalan A Yani

ilustrasi segel reklame

ilustrasi segel reklame

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Dinas Pelayanan Pajak (Disyanjak) Kota Bandung kembali beraksi menindak reklame yang tidak membayar pajak dan tidak berizin.


“Sesuai dengan perintah kadis di lapangan, selama ini kami melakukan penempelan media peringatan terhadap reklame nunggak pajak,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pajak Disyanjak Kota Bandung, Apep Insan Parid, kepada wartawan, Jumat (17/6).

Apep mengatakan, hal ini akan menimbulkan ketidakadilan, pasalnya di lapangan banyak reklame yang tidak bayar pajak atau tidak berizin.

“Oleh karena itu, kita menempel media peringatan. Kita menyampaikan pesan kepada reklame yang tidak berizin terhadap reklame yang tidak membayar pajak,” tegasnya.

Salah satunya adalah reklame dengan materi iklan rokok yang terletak di perempatan Jalan A Yani-Jalan Laswi. Reklame berukuran 10X5 meter ini, telah berdiri sekitar dua tahun lalu, namun tanpa izin resmi. Tidak jauh dari situ, ada reklame dengan materi iklan rokok namun beda merek, dengan ukuran 8X12 meter, juga tidak memiliki izin.

“Setelah penindakan ini, langkah Selanjutnya kita akan melakukan kerjasama dengan dinas pemakaman dan satpol PP untuk melakukan penertiban lebih lanjut apakah nantinya dilakukan penebangan atau bagaimana,” tambahnya.

Apep berharap, pemilik reklame yang tidak berizin ini untuk segera mengurus perizinannya dan membayar pajak. Apep menerangkan, secara mekanisme perizinan, sebelum izin keluar pajaknya harus dibayar dulu.

“Jadi untuk menghindari tunggakan, maka sekarang mekanismenya dibalik. Pajak harus dibayar dulu, lalu akan keluar izin dari BPPT,” jelasnya.

Apep mengakui, di Kota Bandung ini, masih banyak reklame tidak berizin. Namun pihaknya akan menindak reklame yang terletak di jalan protokol untuk didahulukan, mendapat tindakan.
Dengan jenis produk macam-macam seperti rokok, kecantikan, perbankan, minuman, seluler, pakaian dan lain-lain.

“Untuk sementara ini kita sudah melakukan pengecekan ke lapangan jalan riau-peta. Hasil pendataan ada 60 titik reklame dengan berbagai macam ukuran berbeda,” pungkasnya. (mur)

Loading...

loading...

Feeds