58.739 Calon Jamaah Haji Tergolong Beresiko Tinggi

Ilustrasi jamaah haji

Ilustrasi jamaah haji

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA –Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahap pertama telah rampung. Kemenkes pun mulai gerilya melakukan pemeriksaan kesehatan para calon jamaah haji (CHJ). Dari pemeriksaan sementara, 46,97 persen CJH terdeteksi kelompok risiko tinggi (Risti).


Risti ini merupakan kelompok CJH berusia di atas 60 tahun dan mengidap suatu penyakit. Mengutip dari Siskohatkes, per 7 Juni 2016, diketahui 58.739 dari 125.050 jamaah (81.47 persen) masuk dalam cakupan kelompok itu.

Jumlah ini berpeluang terus melonjak, karena adanya peningkatan jumlah jamaah berusia lebih dari 60 tahun. Yakni dari 26 persen pada 2015 menjadi 34,88 persen dari kuota haji 168.800 kuota.

Sekjen Kemenkes Untung Suseno mengatakan, hal ini perlu dicermati para petugas kesehatan. Pasalnya, persentase jemaah risti yang memiliki gangguan hipertensi, kolesterol, jantung, metabolik endokrin, kencing manis masih dominan.

“Kondisi jemaah haji reguler yang akan dihadapi tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Hampir sebagian besar jemaah haji yang akan diberangkatkan merupakan kelompok risti,” tutur Untung.

Merespon kondisi ini, pemerintah sudah jauh-jauh hari menyusun strategi meningkatkan penyelenggaraan kesehatan haji tahun ini. Kesiapan itu meliputi, pembentukan tim promotif-preventif sebanyak 18 orang yang berkedudukan di Jeddah. Lalu, mobilisasi petugas PPIH sesuai situasi dan kondisi dengan memperhatikan pola pergerakkan jemaah haji.

Sementara, dari tanah air, CJH akan diberikan gelang resiko tinggi. Gelang ini merupakan penanda kondisi status kesehatan jamaah. Penyematan Gelang Risti dilaksanakan di masing-masing Embarkasi Haji, di mana jamaah mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan akan mendapatkan gelang sesuai penyakit.

Gelang ini berwarna-warni, terdiri dari warna merah, kuning dan hijau. Merah disematkan pada jemaah dengan usia 60 Tahun dan memiliki Penyakit tertentu yang membutuhkan pengawasan. Untuk warna kuning, disematkan pada jemaah dengan usia  59 tahun dan memiliki penyakit tertentu yang membutuhkan pengawasan. Terakhir, warna Hijau disematkan pada jemaah dengan usia 60 tahun tanpa penyakit tertentu yang membutuhkan pengawasan. (mia/jpg)

Loading...

loading...

Feeds