Cimahi Terancam Kehilangan Aset dan Rugi Rp 51, 3 Miliar, Gara-gara Ini …

Pemkot Cimahi

Pemkot Cimahi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI–Mahkamah Agung (MA) memutuskan sertifikat tanah Pusat Niaga Cimahi (PNC) di Cibeureum yang dikelola oleh PDJM (Perusahaan Daerah Jati mandiri) batal. Keputusan itu membuat Pemerintah Kota Cimahi terancam kehilangan aset dan mengalami kerugian sebesar Rp 51,3 miliar dari penyertaan modal.


Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang anggota DPRD Kota Cimahi, Robin Sihombing. “Nomer putusannya 110 PK/TUN/2014, rapatnya dilakukan pada Rabu 4 maret 2015 memutuskan bahwa, membatalkkan sertifikat yang dimiliki PDJM dari mulai sertifikat 1 sampai 79 (sertifikat) oleh MA,” katanya, saat ditemui di ruang komisi III DPRD Kota Cimahi, Rabu (15/6).

Dalam surat keputusan tersebut, MA pun memerintahkan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mencabut atau mencoret sertifikat lahan Cibeureum. Keputusan tersebut dibuat karena status tanah PNC yang tidak jelas, setelah adanya gugatan dari ahli waris.

Sementara potensi kerugian APBD sebesar Rp. 51,3 Miliar adalah dari hasil penyertaan modal dari tahun 2006 – 2014 kepada PDJM. “Sudah melakukan beberapa kali penyertaan modal ke PDJM, totalnya 51,3 milyar,” ujar Robin.

Disinggung mengenai keterlibatan Dewan yang menyetujui penyertaan modal, Ia berkilah bahwa penyertaan modal diberikan bukan hanya untuk PNC saja. “Terlebih, penggunaannya dan pengawasan ada di pihak eksekutif. Kami (dewan) tidak punya kewenangan dalam hal teknis,” Robin jelaskan.

Lebih lanjut Robin mempertanyakan langkah yang diambil sebagai pihak Pemerintah Kota Sebagai penanggung jawab.

“Panwasnya kan dari eksekutif soalnya. Jadi, mereka harus mengambil langkah bagaimana mempertahankan aset. Kalau tidak, Kota Cimahi akan mengalami kerugian,” ujarnya.

Dihubungi secara terpisah, Direktur Utama PDJM Kota Cimahi, Maktal Nugraha menjelaskan bahwa ada dua putusan MA yang dibuat. Yang pertama memenangkan pihak PDJM dan yang kedua memenangkan salah satu penggugat.

Hal tersebut yang membuat hal tersebut mengemuka. “MA membuat dua keputusan yang tumpang tindih,” ujarnya.

Terlepas dari itu, ia menyayangkan sikap Pemerintah Kota yang seakan acuh dengan tidak melakukan upaya apapun mengatasi permasalahan tanah PNC.

Salah satu buktinya adalah dengan tidak memberikan anggaran. “Pemerintah Kota tidak melakukan upaya sama sekali. Buktinya, selama bertahun-tahun PDJM tidak diberikan anggaran untuk modal mengurus tanah Cibeureum,” ujarnya.

Namun, ia mengaku akan terus melakukan upaya hukum sebisanya. Salah satunya dengan melakukan Bantahan ke pengadilan. Karena, jika sertifikat tanah dibatalkan, aset PDJM akan hilang dan itu merugikan jika dilihat secara nilai ekonomi.

“Kami tetap akan melakukan upaya hukum. Meskipun saya tidak yakin bisa berhasil, ya kita lihat saja nanti. Karena, untuk mengajukan bantahan itu kan butuh pengacara, dan pengacara harus dibayar. Kami anggaran dari mana?,” katanya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …