Kajian FAGI, Iuran Bulanan SMA Negeri Kota Bandung Semester Ganjil Bisa Gratis

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Ini kabar menggembirakan bagi orang tua siswa, soalnya, berdasarkan kajian Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Kota Bandung semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017 SMA negeri di Kota Bandung dapat bebas iuran bulanan, seperti beberapa kota/kabupaten yang telah melaksanakan terlebih dahulu.


“FAGI sudah melakukan beberapa perhitungan sehingga pada semester ganjil TA 2016/2017 bulan Juli-Desember 2016 SMA bisa gratis,” ujar Ketua FAGI Kota Bandung Iwan Hermawan.

Hal ini atas perhitungan FAGI pada semester ganjil tahun pelajaran 206/2017 Juli-Desember 2016 SMA akan menerima bantuan dari pemerintah pusat (BOS) sebesar Rp 700 ribu per siswa . Bantuan dari Pemprov Jabar (BPMU) Rp 100 ribu per siswa dan Bantuan Pemerintah Kota Bandung (Bawaku ) Rp 1 juta per siswa miskin. “Sehingga jika jumlah siswa dalam satu SMA 1000 orang maka SMA tersebut pada semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017 akan menerima Rp1 miliar,” terangnya.

Dengan biaya tersebut dinilai cukup untuk biaya standar operasi non personalia SMA selama 1 semester, berdasarkan kajian lapangan FAGI jika jumlah siswa 1.000 orang maka biaya operasi non personalia seperti biaya pemeliharaan ruang dan barang, pengadaan ATK dan barang habis pakai, peningkatan SDM guru dan TU dan lain-lain memerlukan biaya kurang lebih Rp1 miliar di luar biaya operasi personalia untuk guru dan TU honorer yang diperkirakan memerlukan biaya Rp 250 juta per semester.

“Sementara untuk guru dan TU PNS tidak lagi diberi insentif bulanan kecuali yang berbasis kinerja,” papar Iwan.

Namun untuk keperluan pengadaan, keperluan investasi sekolah tidak dijamin semua, sekolah akan diberi bantuan oleh pemerintah provinsi dan pemerintah kota. Khususnya sekolah-sekolah yang belum memenuhi setandar nasional sarana dan prasarana.

“Oleh karena itu sekolah masih memerlukan bantuan masyarakat yang mampu untuk memberikan sumbangan untuk mencapai standar nasional sarana dan prasarana sekolah sesuai dengan investasi sekolah yang diperlukan dalam bentuk Iuran Peserta Disik Baru (IPDB),” jelasnya. (mur)

Loading...

loading...

Feeds