Grend Sharemot Tebar Quran di Lembaga Pembinaan Anak

Sejumlah anggota komunitas Grand Sharemot (baju hitam dan putih) sedang memberikan Alquran kepada penghuni Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung, Sabtu (11/6).--job 1

Sejumlah anggota komunitas Grand Sharemot (baju hitam dan putih) sedang memberikan Alquran kepada penghuni Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung, Sabtu (11/6).--job 1

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Banyak hal positif yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu luang di bulan Ramadan ini. Salah satunya yang dilakukan sekelompok remaja Kota Bandung yang tergabung dalam Komunitas Grand Share Motivasi (Grand Sharemot). Sejumlah remaja ini melakukan Tebar Quran di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung, Sukamiskin, Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu (11/6).

Tebar Quran merupakan program membagikan Alquran kepada masyarakat yang di lakukan oleh Grend Sharemot. Bukan hanya membagikan Alquran secara gratis, komunitas ini pun mengajak masyarakat untuk membaca Alquran setiap hari.

“Bukan sekadar membagikan kepada masyarakat, kita ingin ngasih tau ke masyarakat bahwa Alquran itu sebgai pedoman hidup kita sebagai orang muslim,” tutur Ketua Pelaksana Tebar Quran, Annisa Martina (24).

Untuk Al Qurannya sendiri bukan hanya dari komunitas ini, tapi dari beberapa donatur dan dari lembaga Mualaf Center Indonesia (MCI). Dalam rangkaian kegiatannya sendiri komunitas ini pun melakukan dakwah on the street yang bertujuan mengingatkan kesadaraan masyarkat khususnya penghuni LPKA untuk selalu mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta.

“Alhamdulillah kita semua bisa berbagi, untuk anak-anak bisa bermanfaat lagi Alqurannya dan mudah-mudahan berguna bagi kehidupan teman-teman disini” ujar salah satu panitia, Rini Romdiani (23).

Kapala Sub Seksi Pembinaan LPKA Bandung, Roni Nuryadi, sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus sering dilakukan oleh masyarakat umum, agar anak-anak binaan di LPKA ini bisa termotivasi.

“Acara ini sangat bagus, kami mengapresiasi sekali kegiatan ini. Ini juga merupakan suatu motivasi berbagi kebahagian bersama anak-anak LPKA ini. Seperti inilah ang kita harapkan terutama dari masyarakat,” ungkap Roni.

Merurut Roni, dukungan dari masyarakat sangat diperlukan untuk mencapai dan mensinergikan program yang sudah ada di LPKA ini. Sehingga apa yang dicanangkan bisa berhasil merubah pola prilaku para binaan disini.

“Program pembinaan ini tidak akan berhasil jika tidak ada tiga pilar, pertama adalah pilar dari petugas itu sendiri, kedua dari anaknya, dan keetiga dari dukungan masyarakat, komunitas, akademisi, bisa terlibat dalam proses pembinaan seperti ini,” jelas Roni.

Roni pun berharap, kedepannya acara seperti ini bisa lebih ditingkatkan lagi, agar bisa berbagi kebahagiaan serta ilmu kepada penghuni LPKA. “Mudah-mudahan kedepannya lebih bisa ditingkatkan, ini menjadi langkah awal saja dan kerja sama itu bisa terjalin terutama dari komunitas-komunitas yang peduli terhadap anak-anak kita yang ada disini,” pungkas Roni.

Lembaga Pembinaan Khusus Anak Bandung sendiri dihuni sebanyak 183 anak, mulai dari umur 14 tahun hingga 18 tahun. Menurut Roni jumlah ini akan bertabah, karena beberapa anak yang masih berada di lapas dewasa khususnya di Jawa Barat, akan di pindahkan ke LPKA Bandung ini. (Job1)

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …