Tekan Geng Motor, Pemda Harus Perbanyak Fasilitas Publik

Mensos Khofifah

Mensos Khofifah

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta pemerintah daerah untuk lebih berperan aktif dalam menghilangkan keberadaan geng motor. Hal itu menyusul maraknya geng motor terutama di Kota Bandung yang disebut-sebut juga menewaskan seorang anggota TNI AD, Pratu Galang pada Minggu (5/6) dini hari.

“Harus ada kanalisasi hobi. Misalnya, ada tempat tertentu yang mereka bisa menyalurkan kemampuan mereka kemudian dipandu agar tidak salah jalan,” ujar Khofifah kepada wartawan di Hotel Grand Tjokro, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Kamis (9/6) malam.

Dengan adanya tempat menyalurkan kemampuan, Khofifah menyebut, keberadaan geng motor bisa diminimalisir. Selain itu juga, pemerintah daerah harus menambah ruang publik yang semakin hari jumlahnya berkurang. Hal itu yang membuat para pemuda tidak bisa menyalurkan ekspresinya.

“Geng motor itu hampir ada di semua daerah dan itu karena ruang ruang publik untuk mereka berekpersi itu rata-rata tidak tersedia,” ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, keberhasilan pemerintah daerah dalam meminimalisir keberadaan geng motor itu bisa dilihat dari cara mengidentifikasi bakat dan minat pemuda dan pemudi di daerahnya. Apalagi jika ruang publik di daerahnya makin minim dan sempit. Pemerintah daerah harus mampun memberikan kesibukan kepada para pemuda dan pemudinya.

“Para pemuda dan pemudi ini harus lebih produktif ketika lapangan bola makin sedikit lapangan voli makin sedikit, ruang publik makin sedikit,” tutup Khofifah.(nda)

Loading...

loading...

Feeds