Ridwan Kamil Ingin Proyek Jalan Layang di Bandung Jadi Program Unggulan

groundbreaking fly over Antapani. (aulia rahman)

groundbreaking fly over Antapani. (aulia rahman)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG— Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, meresmikan peletakan batu pertama untuk pembangunan Jembatan Layang (Flyover) Antapani, Kota Bandung, Jumat, (10/6). Pembangunan jembatan ini sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kepadatan kendaraan dan kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.


Jembatan Layang Antapani sendiri adalah proyek percontohan yang dibangun dengan struktur baja bergelombang dengan kombinasi morta busa di Kota Bandung. Pembangunan jembatan Layang Antapani sendiri merupakan yang pertama menggunakan teknologi struktur baja bergelombang dengan bentang 22 meter yang dibangun di Indonesia.

Jembatan Layang Antapani ini akan memiliki panjang bentang jembatan 44 meter dengan tinggi jembatan 5,1 meter serta jumlah lajur kendaraan nantinya akan dua arah. Untuk proses pengerjaannya sendiri dicanangkan selama 6 bulan dan akan selesai pada Desember tahun ini.

Menurut laporan panitia penyelenggara, dana yang dikucurkan untuk pembanguan Jembatan Layang Antapani ini sebesar Rp 33,5 miliar. “Untuk komposisinya Rp 21,5 miliar dari anggaran Pusjatan, Rp 10 miliar dari Pemerintah Kota Bandung, dan Rp 2 miliar dari Posco Steel Korea dalam bentuk komponen material,” ujarnya.

Walikota Bandung, Ridwan Kamil, berjanji akan membuat Jembatan Layang Antapani ini berbeda dari yang lain. “Estetika jembatan ini akan berbeda, saya akan undang seluruh seniman dan jembatan yang unik hanya satu, kalo orang mau foto-foto,” kata Ridwan Kamil hingga mengundang gelak tawa tamu yang hadir.

Selain itu, Ridwan Kamil berharap kepada Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, pembangunan jembatan seperti ini akan menjadikan program unggulan di Jawa Barat dan dikembangkan di daerah-daerah lain. Dia menambahkan, mengutip dari wakil presiden Indonesia, dalam proses pembangunan jangan terlalu berfikir cost tapi benefit yang diukur sehingga proyek ini dapat memperlancar ekonomi.

“Harapannya proyek seperti ini dapat memperlancar ekonomi, mengurai stres dan kelancaran diruang publik,” tutur Ridwan Kamil dengan canda yang khas.

Dalam sambutannya, Wagub Jabar Deddy Mizwar, menyampaikan rasa bangga kepada enginer Indonesia dalam merancang bangun jembatan seperti ini. Selain itu, ia juga menuturkan, “Pembangunan jembatan ini nantinya agar bisa menghemat bahan bakar, harga ekonomi yang murah, mendorong sector industri kreatif, hingga akhirnya mendorong kemajuan ekonomi,” kata dia.

Menteri PUPR, Basuki, mengapresiasi Kota Bandung karena menjadi yang pertama melakukan pembangunan jembatan layang dengan teknologi seperti ini. “Kembali Kota Bandung menunjukan smart city nya, waktu lalu sudah melakukannya di inovasi sungai cikapundung menjadi tempat wisata,” tutur Basuki saat memberikan sambutan.
Selain Menteri PUPR, Walikota Bandung, Wagub Jabar, tampak hadir pula Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik, dan Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Winarto, dalam peresmian peletakan batu pertama jembatan layang tersebut. (job)

Loading...

loading...

Feeds

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …

Kenaikan Sanksi Prokes Terbentur Pergub

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penerapan kenaikan sanksi denda untuk pelanggaran protokol kesehatan (prokes) sulit dilakukan. Musababnya, realisasi sanksi tersebut harus melakukan …