Buruh SBSI Cimahi Tuntut Perusahaan Beri Pesangon

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI--Buruh yang tergabung dalam SBSI (Serikat Buruh Seluruh Indonesia) menuntut perusahaan PT Sukanda Jaya menyelesaikan kewajiban memberi pesangon setelah melakukan PHK kepada karyawan tetapnya. Pasalnya, pemberian pesangon sudah diputuskan oleh Mahkamah Agung tertanggal 3 Maret 2016.


Tuntutan tersebut dilakukan buruh dengan melakukan aksi solidaritas di Jl. Cihanjuang, Kota Cimahi, Kamis (9/6). Ketua SBSI, Asep Jamaludin mengatakan jumlah mantan karyawan penerima pesangon ada 15 orang.

“Kami mengawal proses penyelesaian perselisihan hubungan industrial (PHK) oleh PT sukanda Jaya. Ada 15 orang dengan status karyawan tetap yang harus diberi pesangon sesuai putusan MA (Mahkamah Agung),” ujarnya saat ditemui usai aksi, kemarin.

Dalam putusan MA disebutkan bahwa Perusahaan harus membayar pesangon sesuai undang-undang ketenagakerjaan plus uang proses kepada mantan karyawan, dengan total sebesar Rp 377 juta. Dari total tersebut, Asep menjelaskan, setiap orang mendapatkan pesangon dengan jumlah berbeda tergantung masa kerjanya.

“Tiap orang berbeda-beda menerima pesangonnya, tergantung lama kerja. Ada yang Rp 38 juta ada juga yang Rp 14 juta,” terangnya.

Asep menjelaskan aksi solidaritas tersebut dilakukan karena pihak perusahaan dianggap tidak mempunyai itikad baik untuk menyelesaikan persoalan. Padahal kasus ini sudah terkatung-katung selama hampir dua tahun.

Bahkan, pihak perusahaan meminta untuk menurunkan nilai total pesangon. “Dari bulan Maret sampai sekarang belum terlihat ada realisasi penyelesaian persoalan,” katanya.

“Malah, Selasa (7/6) kemarin ada beberapa kuasa hukum di pihak buruh diundang oleh perusahaan, tetapi yang terjadi pihak perusahaan malah mengajukan penawaran nilai putusan menjadi hanya Rp.100 juta,” ia melanjutkan.

Asep pun mengaku menyesalkan adanya penawaran tersebut sekaligus mempertanyakan mengapa perusahaan tidak melakukan upaya hukum.

“Upaya hukum tidak dilakukan oleh pihak perusahaan. Padahal kalau keberatan, silahkan lakukan upaya hukum,” ucapnya.

Ia berharap dengan aksi yang dilakukan, pihak perusahaan segera melaksanakan kewajibannya sesuai dengan putusan MA yang telah ditetapkan.

“Kami akan terus melakukan aksi, jika belum ada itikad yang baik dari perusahaan. Bahkan kami akan berencana melakukan aksi dengan massa yang lebih besar,” pungkasnya.(bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Momen RAFI 2021, Telkomsel Siaga Maksimalkan Jaringan

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Telkomsel siap memastikan ketersediaan kualitas jaringan dan layanan yang prima demi menghadirkan pengalaman digital untuk #BukaPintuKebaikan bagi masyarakat …

PDRI Siap Kawal Distribusi KIP Kuliah Merdeka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI) akan memantau dan mengawal distribusi penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka …