Kesiapan Jalur Mudik Lebaran, Ini Target Dishub Jabar

Pintu Tol Cipali saat mudik lebaran. Foto:jpnn

Pintu Tol Cipali saat mudik lebaran. Foto:jpnn

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Beberapa jalan yang akan digunakan mudik masih dalam kondisi jelek. Jalan-jalan seperti di Cirebon menjadi persoalan pemudik pada tahun ini.


Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat M. Guntoro mengatakan, jalan yang rusak ini didominasi jalan nasional. Untuk jalan provinsi sendiri, tingkat kemantapannya sudah 98 persen.

Terlebih, pihaknya pun terus memperbaiki jalan milik provinsi yang digunakan sebagai jalur mudik. “Yang rusak statusnya jalan nasional, maka perbaikan jalan dilakukan oleh pusat,” kata Guntoro di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (8/6).

Namun, Guntoro memastikan, H-10 Lebaran seluruh jalur mudik siap dilalui yakni dalam kondisi baik. Untuk menelusurinya, pihaknya akan melakukan pantauan jalan.

Rencananya, jalur yang akan dipantau adalah jalur utama mudik seperti Sadang-Subang, Bantar waru, Nagrek, dan lainnya. “Perbaikan tol Cipali, targetnya semua H-10 sudah selesai semua perbaikan. Kesiapan jalan, terus kami pantau dan kondisikan,” katanya.

Disinggung tentang pembangunan jalur Lingkar Wado, Guntoro mengatakan, jalur Wado-Malangbong tersebut sudah bisa tersambung meski jembatanya masih darurat. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dedi Taufik mengatakan, pihaknya mengantisipasi jalur mudik di kawasan utara, tengah, dan selatan.

Dinas Perhubungan Jabar telah mengirimkan surat kepada dinas perhubungan kabupaten/kota agar dilakukan inventarisasi pasar sumpah. Dia meminta dishub kabupaten/kota agar membuat kanalisasi untuk memecah kemacetan akibat keberadaan pasar tumpah tersebut.

“Jadi nanti saya minta penyeberangannya diatur. Kita minta ini (pasar tumpah) karena Jawa Barat itu kan jalur lintasan dan tujuan arus mudik dan balik Lebaran,” kata dia seraya menyebut pasar tumpah di utara mencapai sekitar 21, dan di jalur selatan sekitar 17.

Lebih lanjut dia katakan, pada mudik tahun ini diprediksi kendaraan yang akan melintas ke Jabar mencapai 80 ribu. Oleh karena itu, pihaknya akan menyiapkan armad mudik untuk menekan jumlah kendaraan tersebut.

“Ada sekitar 80 armada bis. Tersebar di Jabodetabek, Bandung, dan Sukabumi,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds