Brigez Laporkan Dugaan Korupsi Pilkada Kab Tasikmalaya

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, TASIKMALAYA– Sejumlah warga dari Organisasi Kepemudaan (OKP) Brigez mendatangi Kejaksaan Negeri Singaparna, Tasikmalaya, Senin (6/6). Mereka hendak melaporkan Dugaan Korupsi Pemilukada Tahun 2015 Lalu di Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Tasikmalaya.


“Kami melaporkan adanya indikasi penyalahgunaan di Panwas Kabupaten Tasikmalaya selama Pilkada,” ujar Ketua Okp Brigez Dadang Zaenudin Kepada Wartawan.

Dadang mengakui OKP Brigez telah mengantogi bukti-bukti penyalahgunaan Anggaran yang dilakukan oleh panwas. Diantaranya kwitansi dan beberapa bukti lain.

“Bukti sudah kita kantongi sebagai dasar kejaksaan untuk melakukan penyelidikan, dan bukti ini sudah A1,” ucap Dadang.

Indikasi penyalahgunaan anggaran di tubuh Panwas diantaranya mark up pembelian barang dan pengadaan barang dan jasa serta indikasi adanya fee yang masuk ke pimpinan panwaslu.

“Mark up pembelian barang, misalkan beli seribu tapi dilaporkan ke negara dua ribu. Selain itu juga penyewaan barang seperti mobil, kenapa harus dari Bandung padahal di Tasikmakaya sendiri banyak. Apa jangan-jangan ada fee yang masuk ke oknum kejaksaan,” papar Dadang.

Okp Brigez berharap, kejaksaan serius menangani kasus dugaan penyalahgunaan anggaran ini, karena anggaran senilai Rp8,5 miliar yang diterima oleh Panwaslu saat Pilkada lalu berasal dari APBD yang notabene adalah uang rakyat.(rm)

Loading...

loading...

Feeds