Wuiih… Bank Indonesia (BI) Jabar Siapkan Rp 16,4 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran

(ki-ka) Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan PUR Mikael Budisatrio, Kepala Perwakilan BI Jabar Rosmaya Hadi dan Deputi Kepala Perwakilan BI Jabar Soekowardojo menunjukkan surat edaran  tempat penukaran resmi uang rupiah di KPw BI Jabar, Senin (6/6). (ramdhani)

(ki-ka) Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan PUR Mikael Budisatrio, Kepala Perwakilan BI Jabar Rosmaya Hadi dan Deputi Kepala Perwakilan BI Jabar Soekowardojo menunjukkan surat edaran tempat penukaran resmi uang rupiah di KPw BI Jabar, Senin (6/6). (ramdhani)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Untuk memenuhi kebutuhan uang kartal pada momen Ramadan dan Lebaran 2016, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Jabar telah menyiapkan uang kartal berbagai jenis pecahan berjumlah Rp 16,4 triliun atau lebih tinggi 14,1 persen dibanding tahun sebelumnya yakni Rp 14, 44 triliun.
Hal itu diungkapkan Kepala KPw Bank Indonesia Jabar Rosmaya Hadi dalam konpers tentang Perkembangan Ekonomi Terkini, Strategi Pengendalian Inflasi dan Kesiapan Kas Ramadan serta Idul Fitri 2016.


“Peningkatan kebutuhan uang tersebut terkait dengan pembayaran gaji PNS, TNI, Polri ke 13 dan 14, THR karyawan serta buruh, dan kerja sama penukaran uang antara BI dengan perbankan,” ujar Rosmaya kepada wartawan di Gedung KPw BI Jabar, Bandung, Senin (6/6).

Terkait penukaran uang jelang Lebaran, menurut Rosmaya, BI telah bekerja sama dengan 71 bank umum dan 21 BPR di wilayah Bandung Raya, Subang, Sumedang, Purwakarta, Garut, Sukabumi, Sumedang dan Cianjur. “Sebab itu, di kantor perwakilan BI Jabar sendiri tidak dilakukan layanan penukaran uang secara langsung kepada masyarakat,” jelas Rosmaya.

Kendati begitu, lanjut Rosmaya, selain memasok kepada perbankan untuk memberikan layanan penukaran kepada masyarakat, BI tetap melakukan layanan penukaran kepada masyarakat luas di luar kantor khususnya di tempat-tempat keramaian umum. “Tujuannya untuk mempermudah dan mempercepat masyarakat dalam memperoleh uang tunai yang diperlukan,” jelas Rosmaya.

Rosmaya menambahkan, kebijakan layanan penukaran uang selama Ramadan dan Lebaran ditempuh BI melalui optimalisasi kegiatan kas keliling di dalam kota maupun luar kota yang meliputi pasar tradisional atau modern, alun-alun, rest area, stasiun, terminal, bandara dan pusat keramaian lainnya termasuk daerah terpencil di Jabar. Selain itu, bekerja sama dengan 13 bank yang berada di sekiling kantor BI untuk layanan penukaran uang. Termasuk membuka layanan penukaran uang di beberapa tempat bazaar ramadan yang akan digelar sejumlah instansi pemerintah, perbankan dan swasta.

Berkoordinasi dengan kepolisian untuk meminimalisir jumlah penjual uang di sekitar kantor BI. “Menyebarkan leaflet informasi jadwal layanan penukaran uang KPw BI Jabar selama ramadan di kantor cabang bank yang melayani penukaran uang, termasuk membuka hotline service,” pungkas Rosmaya. (nto)

Loading...

loading...

Feeds