Sekda KBB Sidak PNS di Hari Pertama Puasa, Ini Hasilnya ….

PNS Pemkab Bandung Barat di hari pertama puasa. (habibie)

PNS Pemkab Bandung Barat di hari pertama puasa. (habibie)

POJOKBANDUNG.com, KBB–Hari pertama puasa Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat Maman S Sunjaya langsung sidak ke sejumlah tempat di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB), di Ngamprah, Senin (6/6/2016). Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kehadiran sejumlah PNS yang sebelumnya tidak menginuti apel rutin.


Maman melaksanakan sidak ke sejumlah tempat kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dinas seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcasip), Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, Mineral, dan Pertambangan (DBSDAP), Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR), serta lingkup Setda KBB.

Pada saat Sekda Kabupaten Banndung Barat memeriksa kehadiran sejumlah PNS, dirinya mengatakan, tingkat kehadiran sendiri mencapai 90 persen. Hal tersebut di luar keterlambatan kedatangan PNS.

Selain kehadiran, menurut Maman, sikap dan penampilan PNS KBB pun masih perlu dibina, kelengkapan berseragam para PNS masih harus ditertibkan sesuai peraturan pemerintah.

“Untuk kehadiran di hari pertama itu mencapai 90 persen, tadi kita ambil sampel dari beberapa Dinas Dan lingkup perkantoran Setda, itu dari Kepala Dinas, Kepala Bidang, Kepala Seksi, hingga PNS biasa pun hadir. Kalau untuk atribut masih harus ditertibkan, tadi masih ada yang tidak menakai nama atau pangkat,” ujarnya usai sidak di Kantor Pemkab Bandung Barat, Ngamprah, Sabtu (6/6/2016).

Selain itu, bagi PNS yang sering terlambat atau tidak masuk, lanjut dia, akan dikenakan sanksi seusai peraturan pemerintah. Mulai dari sanksi ringan, sedang, hingga berat. Mulai dari sanksi teguran lisan, penundaan gaji dan kenaikan pangkat, hingga pemberhentian dengan atau tidak dengan hormat.

Seperti saat apel hampir 30 persen peserta PNS tidak hadir maupun terlambat. Salah satunya barisan peserta apel untuk Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan (Distanbunhut) terlihat kosong.

Menurut, Asisten Administrasi Umum Kabupaten Bandung Barat, Maman Sulaiman membenarkan apel pertama pada bulan puasa tidak diikuti semua PNS. Diperkirakan dari 1.168 PNS yang tidak ikut apel sekitar 30 persen.

“Sebenarnya setiap SKPD ada PNS-nya yang ikut apel. Hanya memang banyak yang tidak ikut apel, seperti barisan Distanbunhut dan sekretariat dewan (Setwan) menjadi kosong karena karyawannya memilih bergabung dengan instnasi lain,” kata Maman Sulaiman.

Berdasarkan surat edaran dari Menteri Pendayagunaan Aparatur negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Ketidakhadiran PNS pada apel Senin, bahwa telah melanggar melanggar Surat edaran nomor B-1743/M.PAN-RB/5/2016 tertanggal 17 Mei 2016 ditindaklanjuti surat edaran yang diterbitkan oleh Sekda Maman S Sunjaya tentang penetapan Jam Kerja Aparatur Sipil Negara Pada Bulan Ramadhan. Padahal dalam surat edaran itu disebutkan selama bulan puasa jam masuk PNS dimundurkan dari pukul 07.30 WIB menjadi pukul 08.00 WIB.

“Pelaksanaan apel pun sudah dimundurkan 5 menit dari jadwal, namun tetap saja belum semua datang. Sementara hari makin panas, kasihan bagi PNS yang sudah berkumpul di lapangan upacara,” kata Asisten Administrasi Umum Kabupaten Bandung Barat Maman Sulaiman.

Belum diketahui alasan keterlambatan masuk kerja. Maman mengatakan, PNS yang bertugas di kompleks perkantoran pernah mengeluhkan masalah transportasi ke kompleks perkantoran. Bagi PNS yang berasal dari daerah selatan, Padalarang, dan sekitarnya hanya ada angkutan ojek ke Ngamprah. Sementara dari arah utara, angkutan umumnya terbatas.

“Masalah transportasi kerap dijadikan alasan oleh beberapa PNS yang terlambat datang ke kantor,” pungkasnya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …