Jika Terbukti, Penganiaya Serda Septian Terancam Dipecat dari Kesatuan

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, MARGAHAYU- Seorang siswa Sekolah Kejuruan Dasar listrik dan Elektronika (Sejursarlialek) A-42 Skadik 203 Lanud Sulaeman meninggal dunia, Jumat (3/6).


Meninggalnya siswa bernama Serda Septian Wahyu Sajono tersebut, dikonfirmasi oleh Danlanud Sulaeman, Kolonel Pnd Mohammad Syafii, dalam konferensi pers Sabtu (4/6) lalu.

Menurutnya, sebelum meninggal Serda Septian yang sedang mengikuti masa orientasi tersebut, pada Kamis (2/6) turut dalam apel malam sekitar pukul 23.00.

“Apel malam merupakan kegiatan yang salah satunya adalah untuk evaluasi kegiatan atau pengendalian personel,”tutur Danlanud Sulaeman.

Saat apel malam, ketika sedang diambil oleh pengasuhnya, almarhum kata Danlanud mengeluhkan sakit. Dia kemudian dibawa ke RS Sulaeman untuk mendapat pertolongan.

“Kondisinya memburuk dan dirujuk ke RS Salimun, tapi tidak tertolong dan meninggal dunia hari Jumat pukul 19.30,”ungkapnya.

Setelah dipastikan meninggal dunia, Jenazah langsung dibawa ke kampung halaman, yakni Desa Kragan, Kecamatan Delangu, Kabupaten Klaten.

“Setelah sampai, jenazah langsung dikebumikan oleh pihak keluarga. Sesuai proses pembinaan personil, almarhum pasti akan mendapatkan hak-haknya yang diberikan kepada keluarga, karena itu sudah jadi kewajiban dari TNI AU,” katanya.

Saat ini, penyebab kematian almarhum sedang diselidiki oleh POM, termasuk kemungkinan adanya kontak fisik oleh pengasuh.

“Andai saja saya melihat sendiri, saya bisa katakan ya. Itulah yang sedang dikembangkan. Proses ini lebih cepat lebih baik. Apakah benar ada unsur kesalahan prosedur atau pidana yang dilakukan. Kalau sudah ke arah sana, ancaman jelas, tindakan terberat bisa dikeluarkan dari dinas,” terangnya.

Danlanud menambahkan, almarhum sendiri adalah siswa yang dititipkan dari Lanud Adi Sucipto untuk menimba ilmu di Skadik 203. Dalam satu angkatan, ada sebanyak 50 orang.

“Kalau proses penyelidikan, yang berhasi mengeluarkan intruksi bukan saya, tapi Danlanud Adi Sucipto,” katanya. (Mld)

Loading...

loading...

Feeds