PDAM Anggarkan Satu Terminal Air Rp 18 Juta

ilustrasi SPAM

ilustrasi SPAM

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Untuk melayani warga yang tidak tersentuh jaringan pipa, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung akan membuatkan terminal air.


“Ini dikelola RW masing-masing wilayah dan bisa dijual namun dengan harga yang ekonomis,” ujar Direktur Air Minum (Diram) PDAM Tirtawening Kota Bandung Rachmawati Rahcman.

Rachmawati mengatakan, untuk meminta bantuan terminal air ini, RW bisa mengajukan permohonan kepada PDAM. Setelah itu, PDAM akan mensurvei lokasi.

“Kalau semua prosedur sudah ditempuh, dalam dua minggu masyarakat bisa menikmati air bersih,” tambah Rachmawati.

Untuk satu terminal air, PDAM menganggarkan Rp18 juta dengan tanki berkapasitas 5 ribu liter. Selain itu, disiapkan pipa penyambung dari tangki ke lokasi terdekat warga.

“Nah untuk biaya pengadaan pipa ini yang bervariasi. Karena jarak rumah warga ke terminal air juga bermacam-macam,” ungkapnya.

Satu tangki, terangnya, bisa digunakan sekitar 100 kepala keluarga. Dengan estimasi, satu KK terdiri dari empat orang penghuni.

“Sampai sejauh ini, kebutuhan warga akan air bersih masih terhitung normal. Paling banyak pernah menghabiskan satu tanki dalam satu hari,” jelasnya.

Sampai sekarang, sekitar 51 lokasi terminal air yang sudah beroperasi. Sedangkan masih ada 18 lokasi lain yang masih dalam proses.

“Lokasi ini, paling banyak di wilayah Bandung Timur,” terangnya.

Ke depan wilayah Bandung Timur ini, bisa tersentuh jaringan PDAM, lantaran akan dibangun reservoar di kawasan Gedebage.
Kalau di wilayah tersebut sudah ada jaringan PDAM, nantinya tangki bisa digunakan untuk reservoar groundtank.

“Jadi tidak akan mubazir ke depannya. Karena tangki masih bisa digunakan,” terangnya. (mur)‎

Loading...

loading...

Feeds