Jelang Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Tradisional Cimahi Merangkak Naik

Pedagang daging ayam

Pedagang daging ayam

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI–Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kota Cimahi merangkak naik. Naiknya harga tersebut sudah terjadi sejak beberapa minggu menjelang bulan puasa.


Hal tersebut diungkapkan sejumlah pedagang di Pasar Cimindi, Jl. Mahar Martanegara, Kota Cimahi. “Sekarang daging ayam harganya naik, ada yang Rp 32 ribu sampai Rp 34 ribu per Kg,” ujar salah seorang pedagang, Cecep (25), saat ditemui disela berjualan, kemarin.

Naiknya harga daging ayam, menurut Cecep sudah terjadi sejak seminggu lalu. Hal tersebut mengakibatkan turunnya pendapatan karena konsumen mengurangi kuantitas pembelian.

Naiknya harga daging ayam juga terjadi di sejumlah kios di Pasar Atas Baru. Salah seorang pedagang, Laksmini (58) mengatakan, kisaran harga daging ayam yang dijual sebesar Rp 32 – Rp34 ribu per Kg.

“Saya sendiri jualnya (Rp) 32 ribu. Harusnya Rp 34 ribu. Tapi susah naikinnya. Nanti pembelinya malah dagangan saya gak laku,” katanya.

Laksmini mengaku penjualan pasca naiknya harga menurun drastis. Kebanyakan konsumen mengurangi pembelian. “Penjualan agak susah. Biasanya yang beli cuman 1,5 kg,” katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari petugas Pasar Cimindi, naiknya harga daging ayam diikuti oleh sejumlah bahan makanan lain. Seperti Telur ayam yang dijual Rp 23 ribu per Kg, Cabe Merah Kriting dijual Rp25 ribu per Kg, Cabe Merah dijual Rp 40 ribu per Kg, Cabe Rawit Merah dijual sebesar Rp 40 ribu per Kg.

Begitu juga dengan Bawang Merah yang dijual Rp 40 ribu per Kg, Bawang Putih dijual Rp 40 ribu, dan Kacang Tanah dijual Rp 28 ribu per Kg.

Salah seorang Konsumen, Feryanto (28) mengaku naiknya harga sangat memberatkannya. “Sekarang harganya mahal. Makanya sekarangkalu beli daging ayam atau bahan makanan lain saya kurangipembeliannya,” ujarnya.

Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Diskopindagtan Kota Cimahi, Andi menjelaskan faktor yang membuat naiknya harga disebabkan banyak hal. Diantaranya karena permintaan naik, ongkos transportasi menjelang ramadhan menjelang ramadhan dan idhul fitri juga naik.

Ia menilai ada spekulan yang memanfaatkan atau mengambil aksi ambil untung menjelang ramadhan dan idhul fitri.

Meski demikian, Andi mengatakan Pemkot Cimahi khususnya dinas Perdagangan sesuai dengan tupoksi akan melakukan upaya meringankan beban masyarakat.

Salah satunya adalah dengan melakukan koordinasi bersama Perindag Provinsi Jabar dan penyedia komoditi yaitu bulog melakukan Operasi Pasar murah.

“Ada tiga komoditi yang akan kamisiapkan, yaitu beras, gula, dan minyak goreng kepada RTS (rumah tangga sasaran) sebanyak 5000 paket pada tanggal 21-22 Juni mendatang,” ujarnya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds