Bantuan Menumpuk di Posko Bencana Banjir Bandang Subang

Bantuan korban banjir bandang. (anwar)

Bantuan korban banjir bandang. (anwar)

 

POJOKBANDUNG.com, SUBANG– Dandim 0605 Letkol Inf. Budi Mawardi Syam menyesalkan ketersediaan alat berat (beckho) yang sangat terbatas dalam upaya normalisasi sungai pasca-bencana alam banjir bandang di Kampung Sukamukti.

“Akibat keterbatasan alat berat, kita jadi lambat.Padahak secara tenaga, kita sudah siap. Bisa kita lihat Ormas kita turunkan ke lokasi.Sayang alat berat hanya ada satu. Jadi pengerjaan lambat,” kata Dandim di sela-sela kegiatan.

Dandim berharap, pemerintah dalam hal ini Dinas Binamarga dan Perairan, bisa menambah lagi armada besar tersebut, sebagai upaya antisipasi.

“Beckho ini bisa dimanfaatkan juga untuk normalisasi di sungai. Di Pamanukan itu sering banjir, itu bisa dimanfaatkan di sana,” tambahnya

Ketua DPC Laskar Indonesia Subang, Asep Rahman Dimyati mengatakan, aksi peduli dari Ormas ini hadir pada penanganan pasca-bencana.Dan aksi ini bukan hanya saat pasca bencana, sebelumnya masing-masing ormas terjun dalam proses evakuasi pada tahap Tanggap Darurat.

“Saat ini, kita kembali turun bersama-sama pada tahap pasca-bencana. Titik tekannya adalah rehabilitas, dari mulai fsikis sampai fisik,” kata Asep.

Dari pantauan, di hari kelima pasca-banjir Bandang Kampung Cihideung, Desa Sukakerti bukan hanya dibanjiri warga yang ingin tau lokasi bencana, Posko Bencana yang yang berlokasi di Gedung Balai Desa Sukakerti terus dibanjiri bantuan, tidak saja dari Subang, mereka datang dari sejumlah daerah, akibtanya terjdi penumpukan bantuan di lokasi Posko Bencana.

“Ya hingga saat ini bantuan dari terus mengaliar,baik dari perusahaan,LSM, Ormas, sejumlah komunitas, dan para pihak lainnya,” ujar salah seorang petugas penerima bantuan. (anr)

Loading...

loading...

Feeds