Wow… 3,5 Ton Gula Pasir Ludes Terjual Saat Operasi Pasar di Cimahi

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI–Sebanyak 3,5 ton gula pasir habis terjual dalam tempo 4 jam pada Operasi Pasar (OP) yang digelar di Pasar Atas Baru, Jalan Kolonel Masturi, Cimahi, Kamis (26/5). OP tersebut digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar bersama Diskopindagtan Kota Cimahi.


Hal itu bertujuan untuk menstabilkan harga gula di pasar yang merangkak naik hingga Rp15 ribu/kg. Sementara dalam OP tersebut, harga gula pasir yang dijual cukup terjangkau karena hanya dijual Rp11.700/kg.

Dari pantauan, ratusan masyarakat langsung menyerbu gula yang dijual dalam mobil box. Sesuai instruksi pemerintah, petugas membatasi setiap pembelian dengan memberikan jatah maksima sebanyak 5 kg kepada setiap konsumen. Untuk mencegah keributan, warga yang akan membeli gula dibagikan kupon yang disesuaikan dengan nomor urut.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri (Disperindag) Provinsi Jabar, Ibnu Sina mengatakan, OP gula putih ini dilaksanakan dalam rangka membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok jelang Ramadan.

“Kami terpaksa membatasi penjualan gula agar masyarakat semuanya mendapatkan jatah gula murah. Setiap orang hanya dapat 5 kg gula pasir,” katanya.

Operasi pasar murah ini, lanjut dia, diharapkan bisa menekan harga gula pasir yang semakin mahal dan tidak terjangkau oleh masyarakat.

“mudah-mudahan harga di pasaran cepat turun dan masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ucapnya.

Ibnu Sina mengatakan, dalam OP tersebut pedagang diperbolehkan membeli gula di lokasi. Sayaratnya, mereka tidak boleh menjual gula lebih mahal. Ia mencontohkan, jika harga gula di pasar dijual Rp.15 ribu per kilogramnya, tapi jika beli dari operasi pasar, pedagang ga boleh jual di harga itu, harus di bawah Rp13 ribu/kg.

Sementara itu, sejumlah masyarakat mengaku terbantu dengan adanya OP tersebut. Mereka menganggap harga yang ditawarkan jauh lebih murah dan kualitasnya pun bagus.

Seperti yang disampaikan oleh Santi (46) yang membeli 5 kg gula pasir untuk kebutuhan selama bulan puasa. “Kualitasnya bagus, cukup murah dan terjangkau untuk warga karena kalau beli di pasar Rp15 ribu tapi di sini bisa lebih murah,” ujarnya.

Ia berharap, operasi pasar untuk keperluan pokok lain seperti beras, daging dan sayuran segera diadakan. “Semoga operasi pasar diadakan minimal seminggu dua kali, dan bukan hanya gula saja.Tapi kebutuhan pokok lain juga, agar warga terbantu,” ujarnya.

Karena stoknya terbatas, banyak masyarakat juga yang tidak kebagian. Mereka meminta OP kembali digelar dalam jangka waktu dekat.

“sudah habis, ga kebagian. Harus ada lagi operasi pasar seperti ini. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada lagi,” kata Neni (35).

Berbeda dengan pendapat masyarakat yang banyak mendukung pelaksanaan OP, sebagian pedagang di Pasar Atas justru merasa adanya OP yang menjual gula di bawah harga pasaran dinilai bisa merugikan.

Mereka beralasan, stok di kios masih banyak, para pedagang mendapat gula dari distributor dengan harga Rp14 ribu/kg. “Bagi kami, adanya OP jadi berdampak rugi, pasalnya harganya hanya Rp 11.700, sedangkan kita masih punya stok lama dengan modal Rp 14 ribu. Otomatis kita tidak bisa mengikuti harga itu, ga apa kalau operasi pasar cuma hari ini saja,” cetus Amel, salah seorang pedagang gula.

Rencananya, OP akan digelar di sejumlah tempat selama jelang bulan puasa dan pada saat bulan puasa di beberapa titik yang ditentukan pemerintah. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Telkomsel Hadirkan To The POIN Festival

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Telkomsel kembali memberikan program spesial kepada seluruh pelanggan setia dengan menggelar …