Sucikan Ramadan, FPI Jorag Pemkab Bandung

Puluhan anggota FPI gelar demo di depan Pemkab Bandung. (mildan)

Puluhan anggota FPI gelar demo di depan Pemkab Bandung. (mildan)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG– Puluhan anggota Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gerbang Komplek Perkantoran Pemkab Bandung, Selasa (24/5). Mereka menuntut supaya pemerintah Kabupaten Bandung untuk menegakan syariat Islam saat Ramadan nanti.


Sekretaris DPW FPI Kabupaten Bandung, Agus Mulyana mengatakan, saat Ramadan nanti, Kabupaten Bandung harus lebih islami. Sehingga, hal-hal yang bisa mengganggu kesucian ramadan harus diberantas.

“Seluruh tempat maksiat, prostitusi, gudang miras harus ditutup,” tutur Agus ketika diwawancara disela aksi.

Sepengetahuan FPI, di wilayah Kabupaten Bandung banyak lokasi-lokasi yang disinyalir menjadi tempat prostitusi, hiburan malam dan peredaran narkoba juga miras.

“Selama ini, baik Pemkab maupun kepolisian memang sudah bergerak, tapi kurang maksimal, saat ramadan nanti, semua tempat berbau maksiat harus ditutup total, begitupun dengan peredaran narkoba,”katanya.

Bahkan, Agus mengancam jika pemerintah daerah Kabupaten Bandung dan kepolisian tidak berupaya untuk meningkatkan kinerjanya, maka FPI tidak akan segan-segan untuk melakukan sweeping.

“Setiap tahun kapolri melarang sweping, kami sangat setuju dengan itu, tapi jika kemungkaran dibiarkan, kami akan tetap melakukan sweeping. Konsekwensi kami tanggung,”tegasnya.

Lebih lanjut agus mengatakan, selain itu FPI juga menolak tegas terhadap permintaan maaf NKRI kepada PKI.

“Keberadaan PKI di Indonesia harus dimusnahkan, karena dimasa lalu mereka telah merugikan umat,”ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Sofian Nataprawira mengatakan jelang bulan suci ramadhan, Pemkab Bandung bekerjasama dengan jajaran kepolisian dan TNI akan melakukan operasi penertiban terhadap peredaran minuman keras (miras), praktek prostitusi dan warung remang-remang.

“Penertiban ini sesuai dengan bunyi peraturan daerah khususnya yang menyangkut miras, praktek prostitusi atau kegiatan lain yang dinilai melanggar tindak pidana ringan,” turur Sofian.

Sementara Kabag Operasi Polres Bandung Kompol Eko Muniarto menegaskan operasi penindakan terhadap peredaran narkoba, miras atau praktek prostitusi sesuai dengan undang-undang, selain kepolisian tidak diperkenankan organisasi manapun melakukan penertiban terhadap hal itu. (Mld)

Loading...

loading...

Feeds

Habib Rizieq Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com,JAKARTA– Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab minta maaf karena beberapa waktu lalu dirinya membuat kerumunan massa …

Viral Azan Serukan Jihad

POJOKBANDUNG,com, BANDUNG – Aksi sekelompok orang yang mengumandangkan azan pada beberapa tempat viral di media sosial (medsos). Namun, dari panggilan …