PNS Kota Bandung Dituntut Bekerja 6 Ribu Menit per Tahun

Pegawai Negeri Sipil. Foto: Ilustrasi

Pegawai Negeri Sipil. Foto: Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com BANDUNG–Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan dalam satu tahun, pegawai negeri sipil (PNS) dituntut bekerja setidaknya 6 ribu menit.


“Ini berdasarkan standar kinerja Kemenpan (Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara, red),” ujar Ridwan Kamil kepada wartawan, Senin (23/5).

Karenanya, Pemkot Bandung akan mengubah sistem honor ke tunjangan kinerja.

“Jadi, nanti siapa yang gak masuk dan sering sakit, maka akan dipotong tunjangan kinerjanya,” tegasnya.

Ridwan Kamil menerangkan, di Jakarta ketika sistem ini diberlakukan, absensi PNS jadi meningkat.

“Sebelumnya yang sakit bisa mencapai 30 persen, sekarang paling hanya 5 persen,” katanya.

Selain itu, dengan begitu juga jadi ketahuan, orang-orang yang tidak diketahui rimbanya, yang asalnya tidak pernah datang, sekarang tidak bisa lagi seperti itu.

“Banyak PNS yang tidak memenuhi ketentuan 6 ribu menit pertahun. Karenanya akan kita disiplinkan,” tambahnya.

Akan terlihat nantinya, mana yang bekerja mengamankan amanat perda, mana yang duduk ongkang-ongkang kaki.

“Masa orang yang bekerja keras di lapangan, pendapatannya sama dengan yang kinerjanya di bawah standar,” katanya.

Dengan diberlakukannya sistem ini, Emil berharap ferormasi birokrasi akan bisa tercapai dengan maksimal.

“Kita kan tahun depan ingin mengejar WTP (penilaian wajar tanpa pengecualian dari BPK, red). Mudah-mudahan bisa tercapai,” pungkasnya. (mur)‎

Loading...

loading...

Feeds