Paguyuban Pasundan Tetap Komitmen Berantas Kebodohan dan Kemiskinan

Paguyuban Pasundan

Paguyuban Pasundan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Paguyuban Pasundan akan terus berkomitmen dalam memerangi kebodohan dan kemiskinan. Sebagai organisasi kesundaan tertua yang fokus di bidang pendidikan, Paguyuban Pasundan akan menguatkan tekad untuk menciptakan masyarakat yang cerdas dan sejahtera.


Ketua Bidang Pendidikan Tinggi Paguyuban Pasundan yang juga Rektor Universitas Pasundan Prof. Eddy Jusuf mengatakan, sejak awal pendiriannya, Paguyuban Pasundan fokus untuk memberantas kebodohan dan kemiskinan. Hal ini menjadi pendorong kuat untuk terus berkontribusi dalam bidang pendidikan di Tanah Air.

Saat ini, kata Eddy, Paguyuban Pasundan telah memiliki empat perguruan tinggi dan 109 sekolah dasar dan menengah. Jumlah tersebut akan terus ditambah bahkan di sejumlah provinsi lainnya, tidak hanya di Jawa Barat.

“Ini tataran implementasi dari perintis Paguyuban Pasundan pada 103 tahun lalu,” kata Eddy dalam puncak peringatan Milangkala (hari jadi) ke-103 Paguyuban Pasundan, di kantor Paguyuban Pasundan, Bandung, akhir pekan kemarin.

Selain menambah jumlah sekolah dan perguruan tinggi, Paguyuban Pasundan pun akan memperdalam pendidikan tinggi dengan menambah fakultas dan jurusan. Saat ini, kata Eddy, Universitas Pasundan akan menyiapkan pembukaan fakultas kedokteran.

Pihaknya tengah mendirikan rumah sakit sebagai syarat pembukaan fakultas kedokteran. “Kami siapkan lahan untuk rumah sakit di Kabupaten Bandung Barat dan di kampus IV di Jalan Wartawan, Kota Bandung,” katanya.

Tidak hanya itu, untuk pendidikan dasar dan menengah, pihaknya pun akan memberikan keterampilan tambahan bagi setiap siswa didiknya. Hal ini penting untuk menyiapkan putra-putri terbaik bangsa dalam menghadapi era persaingan global.

Selain bergerak di bidang pendidikan, Paguyuban Pasundan pun fokus di bidang ekonomi kerakyatan. Program ekonomi prorakyat yang dilakukannya adalah dengan mendirikan yayasan yang dikhususkan membina sejumlah pelaku usaha mikro dan kecil menengah.

Saat ini, kata Eddy, sedikitnya terdapat sekitar 200 UMKM binaannya yang tersebar di wilayah Jabar. Sementara itu, dalam puncak acara Milangkala 103 Paguyuban Pasundan yang bertemakan ‘Mageuhkeun Niat Mageuhan Tekad’ itu digelar pameran pendidikan dan ekonomi.

Sejumlah gerai yang menunjukkan hasil karya siswa dan mahasiswa diperlihatkan kepada pengunjung yang memenuhi kantor Paguyuban Pasundan. Sekretaris Pelaksana Milangkala 103 Paguyuban Pasundan Cece Suryana mengatakan, selain pameran pendidikan dan ekonomi, pihaknya pun akan menggelar bhakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum, pada 1-3 Juni di kantor Paguyuban Pasundan.

Pemeriksaan gratis ini meliputi tes mata, tulang, dan pengecekan di laboratorium. Pada bulan suci Ramadhan nanti, pihaknya pun akan membagi-bagikan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu. “Pada puncaknya, tanggal 23 Juli, kami akan melakukan halal bihalal dengan mengundang Pak Presiden (Joko Widodo) di Gedung Merdeka,” pungkasnya. (agp)

Loading...

loading...

Feeds