Dukungan Calon Perseorangan Pilkada Cimahi Minimal Segini…

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI--Dukungan minimal calon perseorangan 29.095 orang dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota (Pilkada) serentak Kota Cimahi pada tahun 2017 mendatang. Jumlah tersebut berdasarkan rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu tahun 2014 yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum.


Hal itu sesuai putusan Mahkamah Konstitusi No. 60/PUU-XIII/ 2015 sebagai dasar penghitungan jumlah minimum dukungan pasangan calon perseorangan Pilkada Serentak Kota Cimahi 2017.

Informasi tersebut didapat setelah KPU Kota Cimahi menggelar hasil rapat pleno di kantor KPU Kota Cimahi Jln. Pesantren Kota Cimahi, Minggu (22/5/2016). Hasil rapat pleno tersebut dituangkan menjadi Keputusan KPU Kota Cimahi No. 127/Kpts/KPU Kota Cimahi/011.329201/V/2016.

Ketua KPU Kota Cimahi Handi Dananjaya mengatakan, dasar penetapan dukungan minimal calon perseorangan sesuai DPT Pemilu terakhir sudah sesuai putusan MK.

“Kota Cimahi masuk kategori kota kecil dengan penduduk 500 ribu-1 juta jiwa, sehingga acuannya 7,5% jumlah DPT,” ujarnya.

Hasil perhitungan, dukungan minimal calon perseorangan 29.095 orang. Ini menjadi acuan. Sebaran dukungan tersebut minimal mencakup 2 dari 3 kecamatan di wilayah Kota Cimahi.

Sesuai Peraturan KPU No. 3/2016 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota tahun 2017, saat ini pihaknya harus melakukan penentuan dukungan calon perseorangan.

“Sedangkan, revisi UU Pilkada pun belum terbit, jadi kami pakai aturan terakhir,” katanya.

Handi mengatakan, persyaratan lain serta mekanisme pengumpulan dukungan tercantum dalam PKPU 9 dan 12.

“Kami akan undang masyarakat pada Sabtu (22/5/2016) untuk memaparkan sekaligus kita sosialisasikan soal ketentuan dukungan calon perseorangan,” katanya.

Disinggung mengenai prediksi jumlah pasangan calon perseorangan, Handi mengatakan peminat yang maju di Pilkada Serentak Kota Cimahi 2017 tanpa partai cukup banyak. Beberapa bahkan sudag ada yang berkonsultasi terkait Pilkada.

Lebih lanjut ia berharap, UU Pilkada bisa rampung dengan cepat, tanpa ada revisi. Hal itu dibutuhkan untuk kepastian hukum bagi tahapan Pilkada Serentak 2017.

Jika syarat dukungan minimal yang sekarang ada tidak direvisi, dengan kata lain, masyarakat yang ingin maju dalam Pilkada di jalur perseorangan bisa mematangkan persiapan.

“Kalau (UU Pilkada) tidak direvisi lagi, mereka (masyarakat Cimahi yang berkeinginan mencalonkan dari jalur perseorangan) bisa mudah mempersiapkan persyaratannya,” pungkasnya.(bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Cara Memperbarui Whatsapp GB

POJOKBANDUNG.com–DENGAN menggunakan whatsapp GB tentu akan mendapatkan banyak fitur yang tidak di miliki whatsapp resmi. Pengguna dapat menginstalnya melalui berbagai …