Korban Tabrak Lari, Ridho Maulidin Dapat Tempat Tidur Baru

Tempat ridur (brankar ) baru untuk Ridho, korban tabrak lari oknum bobotoh. (ferry)

Tempat ridur (brankar ) baru untuk Ridho, korban tabrak lari oknum bobotoh. (ferry)

POJOKBANDUNG.com, PERSIB –Ridho Maulidin Sukarna, bocah korban tabrak lari pada 30 Maret 2016 lalu, mendapatkan hadiah. Sebagian hasil lelang barang-barang pemain Persib yang dikumpulkan oleh Forum Pewarta Persib digunakan untuk membeli brankar atau alat angkut pasien.


Roni Kurniawan, salah seorang panitia lelang, mengatakan pembelian brankar itu disesuaikan dengan kebutuhan Ridho. Hingga kini, Ridho belum bisa bergerak bebas. Ia bahkan belum bisa duduk karena luka pada kedua kakinya belum pulih total.

“Kami merasa brankar ini sangat dibutuhkan untuk Ridho yang belum bisa bergerak dengan leluasa. Dengan brankar ini, mobilitas Ridho juga akan lebih nyaman,” kata Roni dalam siaran pers Forum Pewarta Persib, Jumat (20/5/2016).

Dengan brankar itu, orangtua Ridho tidak perlu susah payah menggendong Ridho jika akan melakukan check up. Ridho cukup berbaring nyaman di atas brankar yang bisa masuk ke dalam mobil, untuk kemudian menempuh kurang lebih 20 km ke RS Cibabat, kota Cimahi, sebagai rumah sakit rujukan.

Dengan brankar tersebut yang dilengkapi dengan alas tidur dari bahan busa dan pengaman di kedua sisinya, Ridho akan bisa tidur dengan lebih nyaman dan aman, mengingat alat tersebut memang didesain khusus untuk seseorang yang sedang menjalani rawat jalan.

“Brankar yang dibeli juga bisa dijadikan kursi roda. Sehingga Ridho bisa keluar rumah jika sedang tidak kerasan di rumah. Tapi tentu harus didampingi orangtuanya dan luka pada kedua kakinya harus ditutup agar tidak terkena infeksi,” jelas Roni.

Dijelaskannya, brankar itu dibeli dengan menggunakan sebagian hasil lelang dengan harga Rp11.250.000 belum termasuk biaya sewa mobil seharga Rp300.000.

“Untuk memilih brankar, kami juga mengajak Pak Heri yang merupakan ayah Ridho. Beliau sengaja dibawa agar bisa memilih brankar yang sesuai dengan kebutuhan Ridho,” ungkapnya.

Proses lelang sendiri masih berjalan dan uang yang terkumpul berkisar di atas Rp20 juta. Jumlah dana yang terkumpul ini diprediksi akan terus bertambah, mengingat lelang masih akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

“Bagi yang ingin mengetahui secara detail hasil lelang, bisa membuka akun instagram resmi kami @forumpewartapersib. Semua pendapatan dan pengeluaran kami umumkan secara terbuka,” tutur Roni.

Sementara itu, Heri mengucapkan terima kasih atas hadiah berupa brankar untuk anak tunggalnya. “Terima kasih kepada semua pihak yang selama ini sudah membantu Ridho. Kami tidak menyangka akan mendapat perhatian seperti ini,” ucapnya.

Ia mengaku tidak terpikirkan akan mendapat perhatian luar biasa dari para pemain dan official tim Persib Bandung, Bobotoh, serta berbagai pihak lainnya.

Ridho sendiri sempat dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) selama sekira sebulan. Ia kemudian menjalani perawatan lanjutan di Rumah Sakit Cibabat Kota Cimahi selama 11 hari. Sekira sepekan lalu, Ridho sudah diperbolehkan pulang.

Secara umum, kondisi Ridho sudah semakin membaik.Tapi ia masih harus bolak-balik ke rumah sakit untuk pemeriksaan kondisinya.

Siang tadi, Ridho pun menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Cibabat. Untuk mobilisasi dari rumah menuju rumah sakit dan sebaliknya, Ridho mendapat bantuan ambulans gratis dari Rumah Zakat. (pra)

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …