Gara-gara Ini, Sejumlah Siswa Pingsan Saat Ikuti Upacara Harkitnas

Upacara peringatan Harkitnas 2016. (ramdhani)

Upacara peringatan Harkitnas 2016. (ramdhani)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI–Walikota Cimahi, Atty Suharti mengimbau masyarakat menjadikan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 108 sebagai momentum meningkatkan sinergi antara masyarakat dan pemerintah. Dengan begitu, berbagai program dan pembangunan yang direncanakan Pemkot Cimahi bisa berjalan baik.


Hal tersebut disampaikan Atty suharti dalam Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tingkat Kota Cimahi di Lap. Apel, Komp. Perkantoran Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Jumat (20/05).

Sinergi yang dimaksud Atty adalah berkenaan dengan kritik yang kerap disampaikan masyarakat tanpa solusi. “Kritik yang disampaikan merupakan hak masyarakat, dan kami (Pemerintah Kota). Sangat membutuhkan itu. Namun, alangkah baiknya kritik yang disampaikan juga diikuti oleh saran yang baik. Jangan mengumpat saja,” ujar Atty saat ditemui usai upacara.

Atty Suharti mengatakan Hari Kebangkitan Nasional harus dimaknai dengan memperbaharui semangat Trisaksi yaitu berdaulat dalam berpolitik, budikarya dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

“Bangun karakter bangsa agar unggul sesuai yang diupayakan para pahlawan kita,” katanya.

Semangat Harkitnas juga harus diimplentasikan dalam upaya percepatan pembangunan. Atty menambahkan, sebagai warga Kota Cimahi sudah tentu harus bisa membangun dan menjaga rumah sendiri.

“Kota Cimahi sebagai rumah sendiri dengan segala kekurangan dan keterbatasan. Harus dibangun dengan semangat kebangkitan nasional dengan kebersamaan masyarakat,” tuturnya.

Upacara kemarin, selain diikuti oleh PNS di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi, juga dihadiri Legiun Veteran Indonesia Republik Indonesia (LVRI) dan unsur ormas, siswa SMA, serta Mahasiswa.

Dari pantauan, ada sejumlah insiden dalam upacara tersebut. Sejumlah siswa yang mengikuti upacara jatuh pingsan dan harus menerima perawatan. Mereka dibawa ke ruang kesehatan oleh sebagian PNS yang hadir dalam upacara.

Salah seorang siswa yang tidak mau disebut namanya mengeluhkan pusing karena belum sempat sarapan.

“Pusing tadi, mungkin gara-gara tidak sempat sarapan,” ujarnya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds