Bangunan Sekolah Dirobohkan, UN di SD Ini Tetap Lancar

ilustrasi UN SD

ilustrasi UN SD

POJOKBANDUNG.com, KUTAWARINGIN–Proses Ujian Sekolah (US) siswa SDN 3 Kopo, Desa Kopo Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung pada hari kedua berjalan lancar.


SDN 3 Kopo, merupakan sekolah yang terdampak pembangunan Tol Soroja, sebanyak 23 siswa mengikuti US di SDN Cikundul karena bangunan sekolah sudah dirobohkan.

“Alhamdulillah, US berjalan lancar, peserta tidak ada yang terlambat, bahkan dari pukul 06.30 semua peserta sudah hadir di sekolah,” tutur Kepala Sekolah SDN 3 Kopo, E Sukaesih, Selasa (17/5).

Bahkan, para peserta US juga siswa SDN 3 Kopo tidak ada yang mengeluh karena harus sekolah lebih jauh dari biasanya.

Dipaparkan Sukaesih, pada Desember 2015, bangunan SDN 3 Kopo di Kampung Muara harus dibongkar karena terkena proyek pembangunan Tol Soroja.

Sejak saat itu, para siswa harus belajar di SDN Cikundul yang berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi SDN 3 Kopo.

Pemerintah sendiri, akan membangun ruang kelas sebagai ganti rugi, sebuah lahan sudah ditentukan oleh pemerintah dan tinggal menunggu pembayaran.

“Pembangunan, kami menyerahkan kepada Dinas Pendidikan. Tanah katanya sudah ada dan sudah ditaksir oleh tim apraisal, tinggal kesepakatan antara dinas dengan pemilik tanah,”katanya.

Sukaesih berharap, agar proses pembebasan lahan bisa berjalan dengan baik, supaya pembangunan ruang kelas baru bisa segera dilakukan.

Sukaesih melanjutkan, pembangunan Tol Soroja cukup berpengaruh terhadap jumlah siswa SDN 3 Kopo. Hal tersebut dikarenakan, banyak warga yang merupakan orang tua siswa pindah rumah setelah rumahnya dipindahkan.

“Sebelum ada pembebasan lahan, siswa SDN 3 jumlahnya mencapai 135 orang, sekarang tinggal 114 siswa, karena banyak orang tua siswa pindah domisili,”ungkapnya. (Mld)

Loading...

loading...

Feeds