Dewan Minta Hukum Berat Pelaku Kejahatan Seksual

gedung DPRD Jabar

gedung DPRD Jabar

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG-Kalangan DPRD Jawa Barat mendukung pemberian hukuman berat bagi pelaku kejahatan seksual pada anak. Hal ini perlu diterapkan untuk memberi efek jera bagi pelaku.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Yomanius Untung mengatakan, pelaku kejahatan seksual pada anak sangat pantas dijatuhi hukuman berat. Meski begitu, hukuman yang diberikan harus melalui proses pengkajian yang matang.

Disinggung diberlakukannya peraturan pemerintah pengganti undang-undang terkait hukuman kebiri, Untung menyebut, hal ini harus dikaji sebaik mungkin. “Prinsipnya kita memahami betul terbitnya perppu terkait dengan masalah hukuman terhadap kejahatan seksual. Kedua, kita memahami semangatnya memberikan hukuman seberat-beratnya,” kata Untung di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Senin (16/5).

Menurut Untung, apapun bentuk hukumannya, harus bisa memberi efek jera bagi pelaku. Untung pun menyebut, terdapat hal yang lebih penting untuk meredam kasus kejahatan seksual terhadap anak, yakni membangun kultur agamis di masyarakat.

“Yang jauh lebih penting membangun kultur yang religius, karena kultur yang religius itulah yang bisa menahan potensi terjadinya kejahatan seksual,” katanya.

Menurut Untung, prinsip inilah yang seharusnya didorong. “Karena yang namanya hukuman itu ada di posisi akhir. Yang lebih utama adalah pencegahan,” katanya seraya menyebut pencegahan ini harus dilakukan secara sinergi oleh semua pihak terkait baik pemerintah maupun masyarakat.

Untung pun menyebut, masyarakat perlu diberi pemahaman kewaspadaan kejahatan seksual terhadap anak. Sehingga masyarakat pun bisa mengerti akan hal itu dan paham akan konsekuensinya.

“Ini perlu ada penjelasan dan pemahaman kepada masyarakat agar masyarakat aware dan waspada terhadap potensi kejahatan seksual,” ujarnya. Lebih lanjut, Untung pun setuju adanya pemberantasan terhadap minuman keras, narkoba, dan pornografi.

“Miras dan pornografi itu berbahaya, makanya penanganannya harus secara menyeluruh tidak hanya satu jalur. Yang lebih utama mencegah sejak dini,” pungkasnya.

Hal senada pun diungkapkan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar. Deddy menilai perlu penanganan menyeluruh dalam mengatasi kejahatan dan kekerasan seksual.

Deddy menjelaskan, hukuman berat perlu diterapkan kepada pelaku kejahatan tersebut. Hukuman kebiri bisa menjadi salah satu bentuk hukuman yang dijatuhkan kepada pelaku.

Namun, menurut Deddy, hukuman seberat apa pun belum tentu bisa mencegah kejahatan tersebut. “Hukuman harus berat. Tapi tidak menjamin berkurangnya tindakan kriminal, kekerasan terhadap anak,” kata Deddy di Gedung Sate, Bandung.

Deddy menilai, kejahatan seksual yang terjadi belakangan ini sangat dipengaruhi oleh minuman keras dan tayangan pornografi. Deddy pun memastikan sejumlah kejahatan seksual yang baru-baru ini terjadi diakibatkan oleh kedua hal tersebut.

“Mabuk adalah ibu dari seluruh kemaksiatan di muka bumi. Jika kesadaran berkurang, bisa melaksanakan semua kejahatan yang ada di muka bumi,” katanya.

Oleh karena itu, Deddy meminta agar adanya larangan keras terhadap minuman keras dan tayangan pornografi. Deddy pun tidak ragu menyerukan penutupan pabrik-pabrik miras dan pemblokiran situs pornografi.

“Pencegahan harus dilakukan. Bagaimana peredaran miras, narkoba, situs porno. Harus besar upayanya (pencegahannya),” kata Deddy.

Deddy pun menyebut, pemerintah pusat harus bersikap tegas dan berani mengeluarkan peraturan yang melarang minuman keras. Hal ini penting agar pemberantasan miras ini dilakukan serempak di seluruh Tanah Air.

“Kalau tidak, bisa belang-belang. (Contoh) di Bandung dilarang, nanti orang belinya ke Sumedang,” ujarnya.

Selain itu, Deddy meminta agar seluruh pihak bekerjasama dalam menghilangkan tayangan pornografi. Menurutnya, saat ini tayangan tersebut mudah diperoleh seiring perkembangan zaman.

“Bagaimana (Kementerian) Kominfo dan masyarakat memblok (situs porno). Sudah setahun lalu saya bilang, unsur lain bisa memblok, ada software yang bisa digunakan. tidak mengandalkan Kemenkominfo saja. Harus ada gerakan masyarakat,” bebernya seraya mengapresiasi upaya kepolisian yang memberlakukan jam malam pada tempat-tempat hiburan. (agp)

Loading...

loading...

Feeds

Cara Memperbarui Whatsapp GB

POJOKBANDUNG.com–DENGAN menggunakan whatsapp GB tentu akan mendapatkan banyak fitur yang tidak di miliki whatsapp resmi. Pengguna dapat menginstalnya melalui berbagai …